HETANEWS.COM

Igloo Terbuat dari Balok Es, Bagaimana Caranya Orang di Dalamnya Tetap Hangat?

Igloo terbuat dari balok es. Foto: Pixabay

Hetanews.com - Rumah tidak hanya dapat dibuat dari bahan seperti batu, kayu, bambu, maupun jerami. Ternyata ada juga rumah yang dapat terbuat dari potongan balok salju, yaitu igloo atau iglo.

Igloo menjadi tempat tinggal bagi orang Inuit, yaitu penduduk asli Amerika yang tinggal di tempat dingin, seperti Kanada utara dan Alaska. Biasanya, suku Inuit ini disebut juga sebagai orang Eskimo. Kalau tinggal di dalam rumah yang terbuat dari balok es, hal ini tidak membuat suku Inuit kedinginan.

Sebaliknya, orang yang berada di dalam iglo akan tetap merasa hangat meskipun rumah yang kebanyakan berbentuk kubah ini terbuat dari balok es. Apa yang menyebabkan berada di dalam igloo justru membuat kita merasa lebih hangat?

Igloo, Rumah Suku Inuit ketika Masa Berburu

Nama igloo berasal dari bahasa Inuktitut, yaitu iglu, yang artinya rumah. Meski igloo adalah rumah yang biasa ditempati oleh suku Inuit, igloo bukan merupakan rumah sehari-hari yang biasa dihuni oleh suku Inuit.

Igloo merupakan rumah sementara, yang hanya dibangun ketika suku Inuit sedang melakukan perburuan atau dalam masa berburu. Ketika sedang berburu, maka suku Inuit akan membangun igloo di tengah gurun es sebagai tempatnya menetap selama beberapa hari.

Bangunan igloo biasanya akan berbentuk kubah atau setengah lingkaran dengan pintu di bagian depan dan lubang yang berfungsi sebagai cerobong asap di bagian atas kubah.

Meski Terbuat dari Balok Es, Suhu di dalam Igloo Tetap Hangat

Namun tinggal di dalam igloo ternyata justru terasa hangat jika dibandingkan dengan suhu di luarnya yang dapat mencapai suhu minus 46 derajat Celcius. Kehangatan yang didapatkan di dalam igloo berasal dari sifat salju yang bersifat sebagai insulator atau bahan penyekat dari suhu yang dingin.

Igloo terbuat dari balok es yang cukup padat, sehingga bisa mencegah suhu panas keluar dari igloo. Sederhananya, igloo akan menahan suhu panas di dalamnya. Nah suhu panas ini bisa berasal dari tubuh kita, yang keluar ketika tubuh merasa kedinginan.

Terlebih kalau di dalam igloo dipasangi lampu, pemanas, maupun memiliki dapur untuk memasak, maka suhu akan semakin hangat. Balok es yang digunakan untuk membuat igloo juga sebenarnya adalah udara yang dibungkus oleh es, sehingga di dalam balok salju terdapat banyak kantung udara.

Nah, karena udara tidak bisa bersirkulasi dengan baik di dalam kristal es, maka membuat panas udara terperangkap di dalamnya, yang juga menghasilkan suhu yang hangat di dalam igloo.

Igloo Terbuat dari Salju yang Dipotong, Bukan Salju yang Dibentuk

Untuk membuat igloo, suku inuit ternyata tidak membentuk salju yang ditemukannya menjadi rumah. Igloo dibuat dari potongan atau balok es yang sudah memadat.

Cara suku Inuit mendapatkan balok es ini adalah dengan cara memotong es di tempat igloo akan didirikan. Balok es lebih dipilih daripada salju yang dibentuk karena potongan balok es ini sudah lebih padat dari salju yang ditekan membentuk balok es.

Dengan begini, maka igloo akan menjadi lebih kokoh dibandingkan dengan membuatnya dari salju yang dibentuk. Potongan balok es tadi kemudian akan disusun membentuk kubah dengan parit di sekeliling igloo dan pintu di bagian depan.

Udara atau suhu yang dingin ini nantinya akan terkumpul di lantai rumah, dekat pintu dan tetap berada di sana. Sedangkan udara hangat yang lebih ringan akan naik secara alami dan berada di bagian yang banyak digunakan oleh penghuninya.

Sumber: bobo.grid.id

Editor: tom.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!