HETANEWS.COM

Pemilik Mesin Jackpot dan 2 Pemain yang Diamankan Anggota TNI Divonis 1 Tahun Penjara

Ketiga terdakwa judi jackpot mengikuti jalannya disidang online PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Banta Flores Sinaga als Banta (31), pemilik mesin jackpot  dan 2 pemainnya,  Redwin Johanes Haloho dan  Horaibin Saragih als Wak Panjang, masing - masing divonis 1 tahun  penjara. Ketiganya warga yang sama, di  Huta II Nagori Naga Jaya, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun dan dinyatakan bersalah, melanggar pasal 303 (1) ke-2 KUH Pidana.

Vonis hakim, pimpinan Roziyanti, dibacakan dalam persidangan PN Simalungun yang digelar secara online, Rabu (5/8/2020). Sebelumnya, kedua pemain, Redwin dan Horabain, hanya dituntut 10 bulan penjara oleh jaksa Dedy Chandra.

Menurut hakim, terdakwa Redwin dan Wak Panjang, ditangkap pada Senin, 6 April 2020 lalu, di warung kopi milik marga Tamba, di kampungnya, Bandar Huluan.

Keduanya ditangkap anggota TNI, Muhtar Irwanto dan Budi Damanik karena adanya pemberitaan yang menyebutkan permainan judi dibekingi oknum TNI.

Dari warung tersebut, dua saksi dari TNI, mengamankan kedua terdakwa dengan barang bukti handphone, uang Rp200 ribu, 2 unit mesin jackpot dan koin. Hingg akhirnya petugas juga berhasil menangkap pemilik mesin jackpot yakni terdakwa Banyak Folres Sinaga.

Hal yang memberatkan, karena perbuatan para terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan perjudian.

Sedangkan hal meringankan, karena para terdakwa belum pernah dipidana dan mengkui perbuatannya. Dua mesin jackpot dinyatakan dimusnahkan.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan