HETANEWS.COM

Gubsu Soroti Warga Tak Patuh Cegah Corona: Masker Dibuka-Jaga Jarak Tak Mau

Medan, hetanews.com - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menyoroti perilaku warganya yang tak disiplin mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19. Edy menyebut warga harus dipaksa memakai masker, namun begitu tak diawasi masker langsung dibuka.

"Persoalannya masyarakat kita ini. Untuk disiplin protokol kesehatan intinya itu berat sekali. Anda lihat sendiri, pakai masker itu harus dipaksa-paksa. Lewat dibukanya," ujar Edy di Medan, Selasa (4/8/2020).

Edy mengatakan warga juga ogah saat disuruh rutin mencuci tangan dan menjaga jarak. Menurut Edy, hal tersebut menjadi kendala dalam mencegah penyebaran virus Corona.

"Suruh cuci tangan, wah boro-boro. Suruh jaga jarak, woh nggak mau dia," ucap Edy.

"Reward and punishment ini kan belum lakukan. Nanti akan kita jalankan. Nanti kita ambil, mungkin fisik, mereka melakukan push up kah. Denda uang nanti kita pelajari, denda uang ini. Nanti denda uang, uang dia pun tak cukup lagi," katanya.Dia mengatakan saat ini Pemprov Sumut sedang menggencarkan sosialisasi dan edukasi ke warga untuk mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus Corona. Edy mengatakan jika sosialisasi sudah masif, maka Pemprov bakal memberlakukan sanksi bagi warga yang melanggar aturan pencegahan COVID-19.

Hingga Senin (3/8), positif COVID-19 di Sumut berjumlah 4.193 kasus di mana 204 orang meninggal dan 1,652 orang dinyatakan sembuh. Selain itu, terdapat 498 orang suspek Corona.

Sumber: detik.com 

Editor: suci.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!