HETANEWS.COM

Kuburan Pasien Covid-19 di Medan Hampir Penuh

Suasana pemakaman pasien yang terinfeksi covid-19. 

Medan, hetanews.com - Areal pemakaman khusus pasien covid-19 yang disediakan Pemerintah Kota (Pemko) Medan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Simalingkar B ternyata hampir penuh.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Medan, Arjuna Sembiring, menyebut, kapasitas jumlah jenazah pasien covid-19 yang bisa dimakamkan di TPU Simalingkar B hanya 1.000 jenazah. Sedangkan jumlah jenazah yang telah dimakamkan sampai saat ini mencapai 322.

"Camat Medan Tuntungan tadi ngasi pandangan, kalau memang masih bisa saat ini. Tapi gak tahu ke depan," katanya, Selasa (4/8/2020).

Arjuna sendiri tidak bisa memprediksi sampai kapan areal pemakaman TPU Simalingkar B akan bisa bertahan. Namun, sebelum itu ia berharap Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi turun tangan dengan menyiapkan pemakaman khusus pasien covid-19 kepada warga  luar Medan.

Baca juga: IDI Sumut: Sudah 9 Dokter Meninggal Dunia akibat Covid-19

"Kita berharap pak Gubernur bisa memfasilitasi untuk perkuburan pasien covid-19 ini.  Artinya Gugus Tugas provinsi, perkuburan pasien covid-19 diluar Medan, jadi Medan lebih menghemat, jadi khusus warga Medan, bisa lebih tahan lama kalau hanya. Itupun kita belum tahu, karena angkanya agak tinggi," bebernya.

Camat Medan Tuntungan, Topan Ginting, menambahkan, seluruh petugas pemakaman jenazah covid-19 telah menjalani rapit tes dan hasilnya non reaktif.

Baca juga: Melonjak 174 Kasus Baru, Positif Covid-19 di Sumut Capai 4.136 Orang Per 2 Agustus

Selain itu, petugas yang memakamkan pasien covid-19 juga dilengkapi APD (Alat Pelindung Diri) saat bertugas.

"Sudah 322 jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan sejak pandemi covid-19 terjadi.  Mudah-mudahan dengan tak satu pun petugas pemakaman yang hasilnya reaktif ketika beberapa kali dilakukan rapid test,” papar Topan.

Berdasarkan pengalaman melakukan pemakaman selama ini, Topan menambahkan, APD yang bisa dihemat adalah sepatu bot dan bisa dipergunakan lima kali setelah melakukan pemakaman untuk selanjutnya dimusnahkan.

Selama ini ungkapnya, usai pemakaman, sepatu bot dan APD yang digunakan langsung dimusnahkan dengan pembakaran. 

"Pembakarannya kita dokumentasikan sebagai bukti dan kita kirim kepada BPBD Kota Medan," terangnya.

Penulis: jat. Editor: M Azhari.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!