HETANEWS.COM

Siap Siap… Kabarnya Resesi Indonesia Diumumkan 5 Agustus Lusa

Ilustrasi : Resesi yang menghantui ekonomi Indonesia

Siantar, Hetanews.com – Setelah berbulan-bulan berjibaku melawan pandemi global , Covid 19, Presiden Indonesia Joko Widodo semakin dibuat pusing. Pasalnya per hari ini, IHSG yang baru dibuka sejam telah terjun bebas menyentuh level 4972.

Lantai bursa serentak memerah rata disemua sektor. Apakah Indonesia akan masuk ke jurang resesi ekonomi akibat wabah virus corona? Bila terjadi, ini adalah resesi pertama Indonesia sejak 1998. Demikian rilis kompas.com seperti dikutip redaksi hetanews sore ini.

Baca juga: Pesan Presiden: Waspada 3 bulan ini, Kunci Selamatkan Indonesia

Beberapa negara telah terkonfirmasi mengalami resesi ekonomi. Sebut saja salah satunya adalah Singapura, negara tetangga Indonesia.

Negara negara Uni Eropa tampaknya lebih apes, seperti dilansir CNN pada Senin (03/08/2020), ini adalah kinerja terburuh ekonomi sepanjang sejarah.

Jerman dikonfirmasi masuk jurang resesi kuartal sebelumnya saat PDB negaranya minus 2,2%, di kuartal kedua malah minus 10,1%.

Baca juga: 6 Negara Maju Sudah Resesi, Indonesia?

Prancis, Italia, dan Spanyol, lebih terpukul lagi dengan perolehan PDB masing-masing minus 13,8%, 12,4%, dan 18,5%.

Bahkan, Ekonom Senior ING Bert Colijn menuturkan kesenjangan ekonomi antara Spanyol dan negara-negara Eropa cukup meresahkan.

"Spanyol tampaknya akan mengalami penurunan ekonomi yang berkepanjangan," katanya.

Prediksi terbaru dari Komisi Eropa, ekonomi Uni Eropa akan menyusut 8,3% pada 2020. Prediksi mengasumsikan bahwa pembatasan akan terus mereda dan tidak akan ada gelombang kedua utama yang memicu tindakan karantina skala besar.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pada kuartal II 2020, ekonomi Indonesia mengalami kontraksi 4,3 persen. Namun belum dikatakan resesi sebab pertumbuhan ekonomi pada kuartal I masih positif, yakni 2,97 persen.

Ekonomi disebut resesi bila pertumbuhan ekonomi selama 2 kuartal berturut-turut negatif. Demikian diutarakan Sandiaga Uno,Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga pengamat ekonomi makro.

Potensi resesi bakal melemahkan permintaan dan produksi. Sehingga akan berdampak langsung kepada sektor UMKM.

Baca juga: 80% Warga Indonesia Percaya Kita Di Jurang Krisis

Sandiaga Uno juga mengatakan perekonomian Indonesia dipastikan bakal memasuki resesi ekonomi.

Menurut Sandi, kabar mengenai negatifnya pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam dua kuartal itu bakal diumumkan pada 5 Agustus 2020 nanti.

Baca juga: Waspada... Kuartal III BI Ramalkan Indonesia Di Tepi Jurang Resesi

“Saya mohon bantuan dari teman-teman di sini untuk mensosialisasikan dan mengedukasi UMKM di daerah, bahwa resesi sebentar lagi masuk di Indonesia. Tanggal 5 Agustus akan ada pengumumannya,” jelas Sandi dalam video yang diunggah dalam facebook pribadinya, Minggu (2/8).

“Karena kita sudah hampir bisa memastikan kita memasuki resesi,” sambungnya menegaskan.Politikus Partai Gerindra itu memprediksi, pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II bakal mengalami kontraksi cukup parah. Kontraksi itu, kata Sandi, mencapai minus 6 persen, lebih tinggi dari ramalan pemerintah.

“Di kuartal II 2020 ini, saya prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi besar mengalami kontraksi. Bahkan hingga minus 6 persen jika sektor konsumsi belum pulih karena pelemahan daya beli masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Dilema Presiden, Antara Resesi Ekonomi dan Nyawa Karena Corona


SUMBER: Kompas.com , Detik.com , Cnn.com , Kontan.co.id , CNBC.com

Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!