HETANEWS.COM

Dianggap Ancaman Keamanan, Trump Larang TikTok di AS

Logo aplikasi TikTok terlihat pada layar ponsel dalam ilustrasi gambar yang diambil pada 21 Februari 2019. Foto: Reuters/Danish Siddiqui

Washington, hetanews.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa dia akan melarang aplikasi video pendek TikTok beroperasi di AS. Pada Jumat (31/7/2020) waktu setempat, Trump menegaskan larangan tersebut.

Pernyataan dari Trump membuat upaya Microsoft membeli TikTok dari ByteDance yang beroperasi di Tiongkok bakal kandas.

"Mengenai masalah TikTok, kami akan melarang operasinya di Amerika Serikat," tegas Trump kepada wartawan saat berada di dalam pesawat Air Force One seperti dikutip dari CNN.

Trump menyatakan bahwa dia bisa menggunakan wewenang eksekutif atau kekuatan ekonomi darurat terkait operasi TikTok. Belum terlihat seperti apakah wewenang tersebut dan tantangan hukum yang bakal dihadapi Trump terkait masalah itu.

"Ya, saya memiliki kewenangan tersebut," tandas Trump.

Pada Jumat, staf yang bekerja terkait masalah tersebut dalam pemerintahan Trump berharap sang presiden menandatangani perintah guna memaksa ByteDance, perusahaan Tiongkok yang memiliki platform TikTok untuk menjual operasi mereka di wilayah AS.

Hal itu dilakukan agar kekhawatiran bahwa TikTok memiliki bahaya keamanan nasional bisa dieliminir. Pemerintah AS telah melakukan evaluasi keamanan nasional mengenai TikTok dan tengah menyiapkan rekomendasi kebijakan kepada Trump, hal tersebut diutarakan oleh Menteri Keuangan Steven Mnuchin pada pekan ini.

Sebelumnya ByteDance memertimbangkan mengubah struktur perusahaan dan dilaporkan sudah melihat kemungkinan menjual saham mayoritas mereka di TikTok.

Menurut New York Times, Microsoft telah melakukan pendekatan untuk mengakusisi TikTok. Sebaliknya Trump dengan tegas menolak ide pengambilalihan TikTok guna menyelesaikan masalah keamanan AS.

Sumber: cnn.com

Editor: tom.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!