HETANEWS.COM

Keluarga Meminta PBB Turun Tangan Berikan Pendampingan Hukum Kasus JS

Foto : Keluarga JS saat menerima kunjungan kedua DPC PBB Siantar (29/07/2020)

Siantar, Hetanews.com -  Kasus vonis hukuman mati yang diterima Jonatan Sihotang telah berlangsung lebih dari 1,7tahun seolah tak memberikan perkembangan berarti. Saat ini Jonatan Sitohang (33thn) ditahan di penjara Pulau Pinang,Georgtown, Malaysia .

Orangtua Jonatan Sihotang, Asdin Sitohang (58tahun), warga Kelurahan Kaheean, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar terlihatt begitu khawatir saat ditemui pengurus DPC PBB Pematangsiantar, dirumahnya kemarin, Kamis (29/07/2020).

Fri Jamos Ritonga, S.Pd , ketua DPC PBB (Pemuda Batak Bersatu) dalam keterangannya mengatakan bahwa sebagai sesama suku batak, organisasi PBB merasa sangat terpanggil untuk turun tangan mengadvokasi kasus ini agar secepatnya mendapat titik terang yang membahagiakan keluarga Jonatan Sihotang.

Baca juga: Kisah TKI asal Siantar

Seperti diberitakan sebelumnya,Jonatan Sihotang adalah pekerja migran asal kota Pematangsiantar yang terancam hukuman mati di Malaysia, karena dituduh membunuh majikannya pada 19 desember 2018 dan sudah menjalani sidang perdananya di Mahkamah Majistret pada 31 Desember 2018 lalu.

Lamanya proses persidangan, membuat keluarga Jonatan Sihotang semakin khawatir, terlebih kedua anak Jonatan - Asnawati Sijabat (Istri), Risna (8) dan Jonas (1) yang masih berusia sangat muda pastinya butuh perhatian orangtua.

Asnawati, Istri Jonatan

Humas DPC PBB Pematangsiantar, Hendrik Nainggolan, S.Sos, yang pada saat kunjungan juga ikut beserta pengurus dan anggota lainnya, menyampaikan bahwa PBB berkomitment untuk ikut serta membantu keluarga Jonatan dalam memberikan perlindungan dan bantuan/pembelaan hukum bagi keluarga.

Dalam pernyataan tertulisnya kepada redaksi, Hendrik Nainggolan juga menegaskan bahwa PBB dan Keluarga korban sepakat untuk saling bekerjasama dalam upaya membebaskan Jonatan dari tuntutan hukum yang membelitnya.

Baca juga: Berkirim Surat Ke Jokowi, Untuk Ringankan Hukuman Mati

Hal ini diperkuat dengan penandatanganan surat kuasa permohonan bantuan dan perlindungan hukum yang dimohonkan keluarga Jonatan Sihotang kepada PBB.

Surat ini ditandatangani langsung oleh orangtua Jonatan Sihotang dihadapan pengurus dan anggota PBB yang ikut,  ujar Hendrik dalam keterangan tertulisnya.

Kunjungan yang berlangsung lebih dari 2 jam kemarin semakin menambah semangat keluarga dan PBB untuk memperjuangkan pembebasan Jonatan. Tampak ibunda Jonatan berulangkali menitikkan tangis pengharapan semoga kasus ini cepat selesai.

Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!