HETANEWS.COM

Donald Trump Ancam Google, Facebook, Amazon, dan Apple

Presiden Donald Trump tiba dengan Senator John Barrasso, R-Wyo., Kiri, dan Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell, R-Ky., Untuk membahas Kebijakan Senat Republik di Capitol untuk membahas RUU reformasi pajak pada 28 November 2017. Foto: Tom Williams/CQ Roll Call

Jakarta, hetanews.com - Presiden Amerika Donald Trump mendesak Kongres Amerika untuk mengadili Google, Facebook, Amazon, dan Apple yang menghadap mereka dalam sidang persaingan usaha.

Menurut Donald Trump, keempat perusahaan tersebut sudah terlalu berkuasa dan sewenang-wenang dalam memanfaatkan internet untuk bisnis mereka.

Jika tidak ada keputusan memuaskan dari persidangan, Donald Trump mengancam akan mengeluarkan perintah eksekutif. Lucunya, Donald Trump menggunakan Twitter untuk membuat pernyataan itu.

"Jika kongres tidak mengadili perusahaan raksasa itu, maka saya yang akan bertindak dengan perintah eksekutif. Selama ini tidak ada tindakan nyata, hanya bicara saja, dan warga sudah muak," ujar Donald Trump, dikutip dari Reuters, Rabu, 29 Juli 2020.

Dalam sidang persaingan usaha tersebut, keempat perusahaan terkait diwakili oleh bosnya masing-masing. Facebook menghadirkan Mark Zuckerberg, Amazon dengan Jeff Bezos, Google dengan Sundar Pichai, dan Apple diwakili CEO Tim Cook.

Keempatnya berurusan dengan Kongres karena dianggap telah mengeksploitasi internet untuk kepentingan bisnis. Apple, misalnya, dianggap rakus dengan mengambil komisi 30 persen dari penjualan aplikasi di Apple Store.

Apple disebut bisa seenaknya mengatur komisi karena pasar aplikasi dikendalikan dua pemain, Google dan Apple. Pengembang aplikasi beberapa kali mengeluh soal ini karena tidak ada pasar lain. 

Kongres juga akan mempermasalahkan praktik Salin/Akuisisi/Bunuh yang diterapkan keempat perusahaan itu. Menurut mereka, praktik tersebut kerap dipakai untuk memastikan pasar teknologi tetap dikuasai keempatnya. Alhasil, tidak ada persaingan usaha.

Masing-masing membawa strategi untuk berhadapan dengan Kongres. Zuckerberg akan membawa isu Cina untuk menjusifikasi ekspansi dan operasional Facebook yang massif. Sementara itu, Jeff Bezos sudah menyatakan bahwa dirinya mendukung pengawasan lebih ketat asal adil.

Sumber: tempo.co

Editor: tom.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!