Siantar, hetanews.com -  Jelang perayaan Idul Adha 1441 H atau hari raya kurban besok, Jumat (31/7/2020), terlihat banyak pedagang sarang ketupat, di Pasar Horas Siantar. Pedagang musiman ini, menganyam daun kelapa menjadi sarang ketupat dengan harga bervariasi.

Harga daun ketupat tersebut, dibandrol Rp 7.000/ikat dan Rp.20.000/3 ikat. Setiap ikatannya berisi 10 biji sarang ketupat.

Seperti dikatakan ibu penjual sarang ketupat, Zulfahanum (67), warga jalan Tanah Jawa Siantar, jika sarang ketupat dijual pada hari - hari tertentu saja. Seperti Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Tahun Baru.

"Rp.20 ribu aja dapat 3 ikat, kalau 1 ikat isi 10 dihargai 7 ribu,"katanya, ketika ditanya Hetanews, Kamis (30/7/2020).

Ibu Hanum salah satu pedagang ketupat, diantara puluhan pedagang ketupat lainnya yang berada di Pusat Horas Siantar.

Menurutnya, di hari - hari besar seperti ini bisa menambah penghasilan dengan menjadi pedagang musiman. Kesehariannya, ibu Hanum hanya sebagai ibu rumah tangga biasa karena sudah berusia lanjut.

Biasanya dalam menyambut Idul Adha seperti ini bisa menjual sarang ketupat hingga Rp500 ribuan. Dan bersyukur bisa menghasilkan untuk memenuhi kebutuhan Idul Adha.

Menurut salah seorang pembeli, ibu Meinizar yang terlihat membawa sarang ketupat ditangannya, mengatakan, lebih praktis dengan membeli sarang ketupat. Tinggal isi pulut atau beras, sudah jadi ketupat dan siap disajikan buat keluarga, katanya.

Biasanya kita buat sendiri, tapi repot harus cari daun kelapa yang muda, lalu dianyam lagi. Karena sudah ada yang jual, kita tinggal beli saja dan harganya juga tidak terlalu mahal, kata Ibu Mei, pagi itu, di Pasar Horas.

Idul Adha membawa berkah, bisa dimanfaatkan mencari rezeki bagi pedagang musiman menjual sarang ketupat.