HETANEWS.COM

Sambut AKM, Penemu Matematika Detik Perkenalkan ToSM ke Seluruh Indonesia

Penemu Matematika Detik, Akhmad Thoha Faz

Medan, hetanews.com - Mulai tahun 2021 Ujian Nasional (UN) akan diganti dengan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Survei Karakter. Kedua asesmen baru ini dirancang khusus untuk fungsi pemetaan dan perbaikan mutu pendidikan secara nasional.

Tidak dipungkiri literasi dan numerasi adalah kompetensi yang bersifat umum dan mendasar. Kemampuan berpikir dengan bahasa maupun matematika diperlukan dalam berbagai konteks, baik personal, sosial, maupun profesional.

Bagaimana pemangku kepentingan pendidikan menyambut kedua asesmen baru tersebut, khususnya kompetensi minimum di bidang numerasi yang sejauh ini masih mengecewakan?

Ahmad Thoha Faz, selaku penemu Matematika Detik, berusaha menjalin kerja sama dengan pihak seluas-luasnya untuk memperkenalkan ToSM (Test of Second Mathematics) ke seluruh Indonesia.

ToSM adalah salah satu bagian aplikatif dari Matematika Detik yang berfungsi melakukan deteksi, diagnosis dan terapi kemampuan hitung dasar. Dalam tinjauan Matematika Detik seharusnya kelas 5 dan 6 SD sudah mampu melakukan operasi aritmetika paling dasar, seperti 7+8 dan 7 x 8, dalam durasi 2 detik. Itu adalah dasar dari kompetensi numerasi.

“Faktanya, berdasarkan data dari ribuan responden, 95 persen kelas 5 dan 6 SD mengidap gagap hitung,” kata warga Kabupaten Tegal lulusan Teknik Industri ITB tersebut.

Kerja sama pelatihan numerasi adalah sebagai upaya menindaklanjuti pelatihan numerasi Matematika Detik yang telah dilakukan di dua kementerian yang menangani pendidikan. Pertama, di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) pada 6 April dan 28 Juli 2019. Kedua, di Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) pada 2 Mei 2019.

Salah satu pihak yang berkomitmen menyebarluaskan ToSM khususnya di Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam adalah POSI (Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia) yang beralamat di Medan, Sumatera Utara. Sampai saat ini POSI sudah menyelenggarakan dua kali webinar. Selanjutnya, dalam bulan Agustus nanti diagendakan empat kali webinar.

Di antara enam webinar ada satu webinar yang bersifat tertutup. Webinar ini hanya untuk guru SD/SMP maupun pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara. Tujuannya menjadikan kabupaten yang terletak sekitar 450 kilometer dari Kota Medan itu menjadi semacam laboratorium Matematika Detik khususnya ToSM.

“Pola pikir inovatif dan berantas gagap hitung harus dimulai di pendidikan formal sedini mungkin,” kata Fahruroji Panjaitan, direktur POSI.

sumber: kumparan.com

Editor: sella.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!