HETANEWS.COM

Gara-gara Antar Sabu, Warga Batubara Ini Diancam 5 Tahun Penjara

Safta, warga Batubara, diancam 5 tahun penjara dan denda disidang  online PN Simalungun.  (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Safta Haryanto (28), diancam 5 tahun, denda Rp.800 juta, subsider 6 bulan penjara oleh jaksa Moh Rizky SH, disidang online  Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (27/7/2020).

Warga Dusun V Desa Sukorejo, Kecamatan Seibalei, Batubara itu, dipersalahkan jaksa, melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Menurut jaksa,  terdakwa ditangkap Polsek Bosar Maligas, pada Selasa, 11 Pebruari 2020 lalu, di Simpang PKS PTPN IV Tinjowan, Kecamatan Ujung Padang.

Sepaket sabu yang ditemukan dari terdakwa, diakui adalah milik Amir (DPO) yang akan diberikan kepada seseorang yang tidak terdakwa kenal.

Hasil penjualan sabu akan digunakan terdakwa untuk mengisi minyak sepeda motornya.

Barang bukti sepaket  sabu seberat 0,16 gram (bruto) dan ponsel dinyatakan untuk dimusnahkan. Sedangkan  sepeda motor, Honda Vario BK 5771 ZD, dinyatakan dirampas untuk negara.

Terdakwa didampingi pengacara, Harfin Siagian dari Posbakum PN Simalungun, memohon kepada majelis hakim agar hukumannya diringankan . Karena terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji akan bertobat.

Untuk pembacaan putusan, ketua majelis hakim, Roziyanti didampingi dua hakim anggota, Aries Ginting dan Mince Ginting, menunda persidangan hingga Senin (3/8/2020) mendatang.

Penulis: rahayu. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan