HETANEWS.COM

Dugaan Mark-Up Pengadaan Paket Sembako di Siantar Ditangani Polda Sumut, Begini Perkembangannya

Ilustrasi paket sembako. (Int)

Siantar, hetanews.com - Polres Siantar melalui Tipidkor Sat Reskrim Polres Siantar, telah melakukan pullbaket (pengumpulan data) terhadap pengaduan masyarakat, terkait kasus dugaan mark-up dalam pengadaan barang dan jasa.

Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Siantar, melampirkan sebuah surat yang ditujukan kepada Agustian Tarigan yang merupakan Ketua Dewan Pengurus Indonesia Indenpendence Institute (III) Kota Siantar, tertanggal 25 April 2020.

Dalam surat lampiran yang disampaikan Agustian Tarigan, terkait pengaduannya terhadap kasus dugaan mark-up dalam pengadaan barang dan jasa.

Ada 5 item bahan pangan, maupun sembako berjumlah 15.555 paket untuk warga Kota Siantar yang terdampak Covid-19, pada bulan April 2020. Dan hal itu, diduga merugikan keuangan negara sebanyak Rp 467 juta.

Namun untuk hal ini, Unit Idik III Tipidkor Sat Reskrim Polres Siantar, dituliskan dilampiran tersebut, telah dilakukan permintaan keterangan terhadap Agustian untuk melengkapi data dan dokumen, sehubungan dengan laporannya, atas dugaan terjadinya pidana yang dilaporkan.

Selanjutnya, telah mengirim surat permintaan keterangan kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemko Siantar, dan telah dilakukan permintaan keterangan terhadap stafnya, bernama Eka Hendra, dan Agustina Bulan Lasma Sihombing.

Kemudian, surat tersebut juga telah dikirimkan kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dan telah melakukan permintaan keterangan terhadap Petrus Wijaya Saragih.

Bahkan telah mengirimkan surat keterangan kepada Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas Sosial P3A) Siantar, Drs Risbon Sinaga MM dan Novita Dosria Siahaan.

Bahkan turut dimintai keterangan Andy alias Alim. Dan telah mengirimkan surat kepada Inspektorat Daerah Siantar, perihal pemeriksaan oleh Apip dan disampaikan kepada Inspektorat, telah membalas surat penyidikan yang menjelaskan pemeriksaan kegiatan sesuai surat penyidik.

Dan telah melaksanakan gelar perkara, pada tanggal 28 Mei 2020, di Bagwassidik Ditreskrimum Polda Sumut.

Dalam halaman terakhir, disampaikan, bahwa pada tanggal 8 Juli 2020, telah melimpahkan laporan tersebut kepada Subdit III Tipidkor Direktorat Reskrimsus Polda Sumut.

Sehingga penanganan selanjutnya atas pengaduan masyarakat (dumas) yang dilaporkan, ditangani oleh Subdit III Tipidkor Direktorat Reskrimsus Polda Sumut.

Penulis: res. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!