HETANEWS.COM

Aniaya Polisi di Tempat Hiburan Malam, 2 DPO Diminta Menyerahkan Diri

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko.

Medan, hetanews.com - Polisi meminta 2 orang berinisial A dan M menyerahkan diri. Keduanya merupakan tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan polisi di tempat hiburan malam.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan hingga saat ini pihaknya telah menetapkan 10 orang tersangka.

“Tersangka ada 10 orang, 2 masih DPO. Kita mengimbau kepada DPO berinisial A dan M untuk segera menyerahkan diri,” katanya, seperti dikutip Kabarmedan.com - jaringan Suara.com, Jumat (24/7).

Ia mengatakan, dalam kasus tersebut pihaknya melakukan penanganan secara profesional.

“Kita melakukan penyidikan secara profesional. Penyidikan tetap kita lanjutkan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya juga telah melakukan penahanan terhadap anggota DPRD Sumut berinisial KHS yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“KHS ditahan. Sekarang diperiksa,” pungkasnya.

Diketahui, sebanyak 17 orang ditangkap dalam kasus dugaan penganiayaan polisi di Medan.

Polisi menetapkan 8 orang tersangka, 7 laki-laki dan 1 wanita. Dari para tersangka itu, salah satu di antaranya berinisial KHS.

Polisi juga masih mendalami motif peristiwa tersebut. Pihaknya menemukan dari komunikasi tersangka KHS menerima pesan chat WA (WhatsApp) dari rekan wanitanya yang mengaku dipukul oleh seorang anggota polisi di kelab malam tersebut.

Sumber: suara.com 

Editor: Suci Damanik.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!