Siantar, hetanews.com - Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Komisi III DPRD Siantar, merasa dibodohi Dinas PUPR Siantar karena di tiga buku laporan dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang berbeda-beda, Jumat (24/7/2020).

Imanuel Lingga juga mengaku kesal kepada PUPR karena terjadi selisih penghitungan silpa, di LKPJ, Simda dan juga Ranperda.

Dengan tegas, dia mengatakan, kalau dalam penghitungan itu, tidak bisa selisih karena kalau selisih, akan mempengaruhi silpa.

"Dari tiga buku yang kalian berikan, semuanya selisih. Bagaimana mungkin itu bisa terjadi? Cobalah dulu kalian jelaskan. Ada apa sebenarnya? Dengan seperti ini, kalian itu telah membodohi kami, termasuk juga membodohi rakyat," ujarnya.

Fraksi PDI Perjuangan tersebut semakin kesal karena Dinas PUPR kebingungan karena tidak tau letak selisihnya dimana.

“Tiga buku yang kalian berikan,”ujar Imanuel.

Di LKPJ 2019, pagu anggaran Rp 167.634.005.189, terealisasi Rp 112.688.785.295. dan silva Rp 45.045.501.894.

Lalu SIMDA (PU), pagu anggaran Rp 167.134.005.189 yang terealisasi Rp 112.628.008.295 dan silva Rp45.105.996.894.

Dan di Ranperda, pagu anggaran Rp 157.734.005.189 yang terealisasi Rp 112.621.903.295 dan silva Rp 45.112.101.894, papar Imanuel Lingga.

"Jadi antara LKPJ dan Simda terdapat selisih Rp 100.000.000, sedangkan Simda dan Ranperda selisih Rp6.105.000. Lalu antara LKPJ dan Simda selisih silpa Rp60.695.000. Jadi yang mana sebenarnya pedoman kita di sini. Laporan inikan semua dari PUPR," tegasnya, agar PUPR itu bekerja secara jujur.

Dia meminta agar RDP tersebut diskorsing sampai PUPR bisa memberitahu buku yang mana menjadi pedoman dan dimana letak selisihnya. Dan meminta agar berkoordinasi dengan TAPBD.

Kepala Dinas PUPR Siantar, Renward Simanjuntak, lagi - lagi meminta maaf kepada Komisi III DPRD Siantar atas kekeliruan tersebut.

"Saya selaku Kepala Dinas PUPR meminta maaf. Setelah kami berkoordinasi dengan TAPBD, ternyata yang Rp6.105.000 adalah pengembalian 2 orang belanja pegawai. Dan kalau yang lainnya adalah pengembalian," ujarnya.