Siantar, hetanews.com - Mie merupakan makanan yang terbuat dari tepung dan banyak diminati kalangan masyarakat. Apalagi di Siantar, hampir 90 persen masyaratnya menyukai mie.

Sehingga banyak olahan dari mie yang dijadikan makanan pengganti nasi.

Mie balap, mie goreng, mie ayam bakso, mie kuah, mie rebus dan mie gomak, sangat diminati lapisan masyarakat, mulai dari kelas bawah hingga elit.

Mie menjadi makanan favorit, karena harganya murah meriah dari mulai Rp3 ribuan hingga Rp20 ribuan. Di Siantar, miso kak Sri yang beralamat di jalan Sikimakuta Siantar, juga sangat banyak diminati masyarakat.

Miso yang tersaji dari mie disiram kuah, ditambah daging ayam dan bumbu rendang ini, disajikan dengan aroma yang sangat menyelerakan. Miso ka Sri sudah ada sejak puluhan tahun lalu, dan usaha ini dulunya dikelola oleh orangtuanya dan kini dilanjutkan anaknya (ka Sri).

Kuliner ini menjadi salah satu  ikon Siantar, sehingga banyak orang datang dari luar kota, hanya untuk mampir ke warung miso ka Sri. Semangkok miso, disajikan dengan sate kerang, sate jengkol, telur puyuh, perkedel dan kerupuk semakin menambah selera.

Harga miso hanya Rp11 ribu per mangkok dan dapat disantap di warung ataupun dibawa pulang. Kuliner ini patut direkomendasikan karena rasanya enak dan harganya murah.

Menurut Ka Sri, di masa pandemi Covid – 19, sempat sepi dan sering tutup. Namun kini sudah ramai kembali karena sudah banyak masyarakat yang jenuh di rumah dan ingin jajan di luar.

"Sekarang sudah mulai ramai kembali,"katanya ketika ditanya hetanews, Jumat (24/7/2020). Bukan hanya warga Siantar yang datang tapi juga dari luar kota, ujarnya.

Seperti kemarin, ada 2 bus dari Batubara, datang ke sini makan miso, dan ada yang datang dari Medan. Pastinya orang sudah banyak tahu ke sini, ungkapnya bangga.