HETANEWS.COM

Cek, Pemerintah Nonaktifkan 50 Ribu Penguna KIS PBI Simalungun

Posko covid-19 simalungun yang didemo masyarakat pagi tadi (23/07/2020)

Simalungun, Hetanews.com - Tercatat ada sebanyak 80ribu lebih penerima JKN KIS dari ABPD dan dan KIS PBI di kabupaten Simalungun, namun secara-diam-diam pemerintah menonaktifkan 50ribu pengguna KIS PBI di kabupaten Simalungun.

Hal itu disampaikan Lipen Simanjuntak dalam orasinya di Posko Covid-19 di jalan Asahan Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Kamis, (23/7/2020).

“Ada 50ribu yang pengguna JKN KIS dari APBD,  KIS PBI yang di nonaktifkan ini kalau masuk ke rumah sakit dijadikan pasien umum, sementara mereka ini orang yang kurang mampu, untuk  menyewa kamar saja mereka sudah megap-megap.” katanya.

Baca juga: Oppung Oppung Turun Gunung, Ada Apa?

Dia meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, untuk turun tangan menangani ini dan meminta pemerintah agar mengaktifkan kembali kartu KIS PBI nya kembali.

Kabid Pelayanan Kesehatan Kabupaten Simalungun dr Rudi Pangaribuan yang dikonfirmasi hetanews mengatakan kalau bapak ibu merasa KIS PBI-nya atau KIS yang bersumber dari APBD nya sudah tidak diaktifkan silahkan menghubungi kepala desa masing-masing.

“Minta surat keterangan tidak mampu kepada Kepala Desa dan datang ke puskesmas agar di cek benarkah KIS PBI ibu bapak sudah tidak diaktifkan kembali.” Ujarnya.

Masih kata Rudi, kalau memang sudah dinonaktifkan padahal sebelumnya peserta JKN KIS dari APBD, kita bantu pangulunya untuk mengeluarkan surat keterangan untuk membuktikan bahwasanya bapak ibu keluarga yang layak untuk mendapatkan bantuan.

Baca juga: Buruh Tani Tak Terima KKSnya Dinonaktifkan Karena Diangap Mampu

“Pemerintah Kabupaten Simalungun berencana untuk menambah JKN KIS yang berasal dari APBD sebanyak 61ribu orang,” Ucapnya menutup pembicaraan.

Penulis: tim. Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!