Siantar, hetanews.com - Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Dinas Pendapatan dengan Komisi II DPRD Siantar menanyakan langsung pengalihan asset yang sudah puluhan tahun dikelolah PT STTC.

"Kita sangat menyesalkan tindakan Pemko yang lambat merespon berbagai masukan yang kita berikan," ujar ketua komisi II DPRD Siantar Rini.

Ferry Sinamo menanyakan langsung pemasangan masa berlaku setiap reklame dan pengalihan asset yang sudah puluhan tahun dikelolah PT STTC, seperti jembatan yang melintang diatas Jalan Sutomo dan Merdeka, tepatnya di Pasar Horas. Termasuk sejumlah halte. 

"Kita dewan dewan menilai hal-hal diatas mengaburkan PAD kota Pematangsiantar," ujarnya.

Plt kepala Dinas Pendapat Masni menanggapi pertanyaan dewan berjanji akan menyelesaikan permasalahan tersebut. Namun Jembatan itu belum diserahkan menjadi aset pemerintah dan itu masih milik STTC. 

"Rencana kita, akan mengadakan koordinasi ke STTC agar menjadi aset Pemko, dan nantinya segala perbaikan menjadi tanggungjawab pemerintah, termasuk soal halte. Sejauh ini STTC sudah mau, tinggal persoalan waktu,” terangnya.

Ketua komisi II DPRD Siantar Rini juga dengan tegas mengatakan jangan hanya janji-janji saja. Akan tetapi harus di selesaikan karena itu masih aset Pemko.

"Jangan hanya berjanji sajalah. Kalau bisa di kerjakan," ujarnya. (Leo)