Siantar, hetanews.com – Pasangan calon perseorangan, Ojak Naibaho dan Effendi Siregar (Oke), harus menyediakan 18.442 e-KTP, sebagai syarat dukungan perbaikan.

Hal itu diketahu, setelah KPUD Kota Siantar, selesai menggelar rekapitulasi tingkat Kota Siantar.

Dari rapat pleno KPUD, setelah verifikasi faktual dilakukan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS), terhadap syarat dukungan yang diajukan pasangan Oke, hasilnya, jumlah syarat dukungan Oke yang memenuhi syarat sebanyak 8.689 dukungan e-KTP.

Ketua KPUD Siantar, Daniel Dolok Sibarani mengatakan, untuk kekurangan sebanyak 9.221 e-KTP, dari jumlah kebutuhan syarat dukungan calon perseorangan sebesar 17.910 e-KTP.

"Dengan demikian, untuk tetap berpeluang ditetapkan sebagai paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Siantar, Oke harus menyediakan syarat dukungan perbaikan, minimal dua kali dari jumlah kekurangan syarat dukungan, atau minimal dua kali dari 9.221, yakni, 18.442," ujarnya.

Komisioner KPUD Siantar, Gina Ruth Fefiliana Ginting mengatakan, KPUD Siantar akan mensosialisasikan syarat dukungan perbaikan ke pasangan Oke.

Baca juga: Akui Daftar Ke PDIP, Ojak Pilih Independen

"Hari ini kita sudah mulai lakukan sosialisasi perbaikan ke bapaslon. Setelah tahapan rekapitulasi kota tadi, maka bapaslon yang sudah menginput data perbaikan di silon offline, bisa disubmit ke silon online,"jelas Gina Ruth.

Sedangkan untuk penyerahan dokumen syarat dukungan perbaikan, akan dilakukan pada tanggal 25 Juli 2020 hingga tanggal 27 Juli 2020 mendatang. Setelah itu, KPUD Kota Siantar kembali memeriksa dokumen dukungan perbaikan, melakukan verifikasi administrasi, kegandaan dan keberadaan DP4 atau DPT Perbaikan.

Selanjutnya, KPUD juga akan melakukan verifikasi faktual kembali melalui PPS. Verifikasi faktual terhadap dukungan perbaikan akan dilaksanakan pada 8 Agustus 2020 sampai 16 Agustus 2020. Disusul kemudian, rekapitulasi syarat dukungan tingkat kecamatan dan rekapitulasi tingkat Kota Siantar.