HETANEWS.COM

Seorang Anak Warga Tiga Dolok Akhirnya Masuk Sel Setelah 7 Kali Nyolong Septor

Korban Suwito saat hendak pergi meninggalkan Polsek Siantar Martoba. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Seorang anak, berinisial YPP (14), tertangkap basah saat hendak mencuri sepeda motor (Septor), di Jalan Medan, Simpang Kapok, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba.

Saat tertangkap basah menyolong Honda Supra X 125 BK 6736 WAI, pelaku yang diketahui berdomisili di Tiga Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun ini, sempat melarikan diri.

Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Amir Mahmud, ketika dikonfirmasi wartawan, membenarkan penangkapan seorang anak yang melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor.

"Semalam kita tangkap pelaku, berinisial YPP, dan setelah dilakukan penyidikan, pelaku selanjutnya kita tahan," ucap Kapolsek Siantar Martoba, Iptu Amir Mahmud, Rabu (22/7/2020) siang, pukul 13.00 WIB.

Amir menerangkan, sebelum pelaku dibekuk, awalnya korban Suwito, bersama dengan temannya, Imam Nainggolan yang menjabat sebagai Kepsek MTSN, dan KTU, Syawaludin, janjian untuk memancing, di kubangan, Jalan Ringroad.

"Pada saat memancing, sepeda motor korban diparkirkan di semak-semak, tidak jauh dari tempat mereka memancing. Saat sedang asyik memancing, pelaku diam-diam datang menghampiri sepeda motor korban dan langsung mencongkel kunci ganda sepeda motor milik korban dengan menggunakan obeng,"ungkapnya.

Setelah berhasil membuka kunci ganda dari sepeda motor, kemudian pelaku berlahan-lahan mendorong sepeda motor milik korban. Namun sayang, aksinya kepergok oleh teman korban, Iman Nainggolan.

"Disitu pelaku langsung melarikan diri, ke arah ladang ubi, belakang pabrik jagung. Dan korban dan temannya mengejar pelaku. Sedangkan warga lainnya yang ikut mengejar, mengepung dari arah jalan Ringroad. Beruntung, ada seorang siswa yang ikut mengejar dan mengenali pelaku YPP, lantaran sering dilihat berkeliaran dekat sekolah dan juga bermain warnet, dekat Perumahan Karang Sari Permai,”ujar Kapolsek.

Dan saat dilihat ke tempat pelaku sering bermain warnet, korban melihat pelaku berada di warnet tersebut.

Namun saat ditangkap, pelaku telah mengganti bajunya, menjadi warna hitam untuk mengelabuhi korban.

"Menurut pengakuan dari pelaku, dirinya telah melancarkan aksinya sebanyak 7 kali, dan kami juga sedang melakukan pengembangan atas kasus ini," akhirnya.

Penulis: res. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!