Toba, hetanews.com - Perum Jasa Tirta 1(PJT1), turut prihatin dan berduka atas musibah tenggelamnya, seorang pemuda asal Desa Siantar Utara (Siruar), Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba, di sungai Asahan, Senin (20/7/2020), lalu.

Sejak hari pertama pencarian, PJT1 telah mengalokasikan satu buah kapal tugboat untuk dapat mengkatkan upaya pencarian korban.

“Kami mengerahkan tim untuk terus memaksimalkan bantuan dalam pencarian korban. Untuk itu, kami juga mendatangkan satu unit kapal tug boat untuk membantu Basarnas, dalam melakukan penyisiran di Sungai Asahan dalam upaya pencarian korban,”kata AR, Staff PJT1, dalam keterangan resminya, Selasa (21/7/2020).

Baca juga: Seorang Pemuda Warga Desa Siruar Tenggelam di Sungai Asahan, Korban Belum Ditemukan

Selain itu, PJT1 juga berpartisipasi dalam menyajikan  bantuan logistik, berupa mie instan, gula, air mineral dan lainnya, sudah diserahkan kepada Pemerintah Desa Siruar, Selasa (21/7/2020).

“Langkah-langkah yang dilakukan oleh PJT1 tersebut, merupakan wujud dari kepedulian sosial perusahaan, yang salah satu unit usahanya berlokasi di wilayah Sungai Asahan. PJT1 berharap, bantuan tersebut dapat bemanfaat dan mempercepat proses pencarian korban,” kata AR