HETANEWS.COM

Ini Alasan Polisi Hentikan Kasus Dugaan Pemerkosaan yang Dilakukan Oknum Pendeta

Ilustrasi pencabulan. (Int)

Simalungun, hetanews.com - Kasus pemerkosaan yang diduga dilakukan oknum Pendeta Gereja HKBP, berinisial TMS, terhadap seorang jemaatnya, berinisial MFS yang terjadi dirumah dinas pendeta, pada Sabtu (18/1/2020) lalu, telah dihentikan.

Alasan dihentikannya kasus tersebut, karena kurangnya alat bukti visum dari korban.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Jeriko.

"Tidak cukup alat bukti berarti bang, kalau perkara dihentikan, dan alat bukti yang kurang itu adalah visum dari korban," terang Kasat Reskrim, AKP Jeriko, melalui pesan singkat whatsapp, Senin (20/7/2020), sekira pukul 13.00 WIB.

Saat ditanya, bahwa dalam penghentian kasus tersebut, tanpa adanya gelar perkara, dirinya mengatakan, kalau kasus tersebut dihentikan setelah digelar perkara.

"Tidak ada perkara yang dihentikan tanpa adanya gelar perkara, jadi berhentinya kasus karena kurangnya alat bukti,"tegasnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, oknum Pendeta di HKBP Dolok Marlawan, berinisial TMS, diduga telah memperkosa seorang jemaatnya, berinisial MFS (43) yang merupakan penjual sayur. Pemerkosaan yang dilakukan tersebut, terjadi di rumah dinas oknum pendeta.

Menurut keterangan korban, pada saat itu istri oknum pendeta, memesan ikan jahir yang sudah dibersihkan dan dipotong-potong kepada korban. Kemudian korban disuruh untuk mengantarkannya, ke rumah pendeta tersebut, dan pendeta TMS meminta, agar korban memasakan ikan yang telah dibawa korban.

Ternyata saat memasak, pendeta itu terlihat mondar-mandir dari ruang tamu ke dapur.

Dan tanpa ada curiga sedikit pun, korban kembali melanjutkan masakannya. Dan setelah selesai memasak, dirinya pun berpamitan untuk pulang.

Hanya saja saat hendak keluar dari rumah tersebut, pelaku ingin membayar uang ikan jahir yang telah dipesan istrinya itu. Kemudian korban menyatakan kalau ikan jahir yang bayar adalah istri pelaku.

Selanjutnya, tangan korban ditarik oleh pelaku dan korban langsung dipeluk dari belakang. Korban sempat ingin berteriak, namun bibir TMS pada saat itu menciumi bibir korban.

Penulis: res. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!