HETANEWS.COM

Dinilai Tidak Mampu Tertibkan Balap Liar, ILAJ Minta Kapolri Copot Kapolres Siantar

Kapolres Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Seringnya balap liar, di inti kota Siantar, tepatnya di Jalan Merdeka, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, mendapat respon pedas dari Institute Law Ans Justice (ILAJ) atau Yayasan Lembaga Hukum.

Fawer Full Fander Sihite selaku Ketua ILAJ, meminta Kapolri agar segera mencopot Kapolres Siantar, karena Kapolres diduga melakukan pembiaran terhadap aksi balap liar tersebut.

"Karena salah satu tugas dari kepolisian adalah menjaga keamanan dan ketertiban, baik dalam kehidupan masyarakat maupun dalam berlalu lintas. Kenapa kita katakan adanya diduga pembiaran, karena kita sudah berulangkali juga melihat dan bahkan memberikan informasi ini kepada pihak Polres Kota Pematangsiantar, namun tidak ada responn yang kongkrit untuk menertibkannya,"ungkap Fawer, Minggu (19/7/2020).

Menurutnya, peristiwa balap liar yang berada di pusat kota, yaitu Jalan Merdeka dan Jalan Sutomo, sudah berlangsung lama, dan para pembalap sering membahayakan pengendara lainnya.

Baca juga: Balap Liar di Inti Kota, Anggota DPRD Siantar Ini Kritik Kinerja Pemko

Baca juga: Aksi Balap Liar di Jalan Sutomo Berujung Ricuh, Kasat Lantas: 3 Unit Sepeda Motor Kita Amankan

"Sebenarnya hal itu sudah sering terjadi, apalagi kalau malam Minggu di atas jam tengah malam, mereka sudah pada berbaris, di pinggir-pinggir jalan Merdeka. Kalau jatuh atau berkelahi sudah sangat sering terjadi, seperti yang sempat viral, beberapa hari yang lalu," terangnya.

Selain itu, Ketua ILAJ ini menjelaskan, bahwa bukan hanya di Jalan Sutomo-Merdeka saja yang sering terjadi balap liar, di Jalan SM Raja dan Jalan Radjamin Purba, juga sering terjadi balap liar.

"Kalau kita melintasi jalan-jalan tersebut, pada saat malam hari, kita sudah lihat mereka kumpul-kumpul dan selalu kita kabari ke unsur Polres Siantar, namun tidak membuahkan hasil yang kongkrit. Oleh karena itu, ILAJ menilai Polres Siantar tidak mampu menuntaskan masalah ini? Jika tidak mampu, ya pimpinannya harus dicopot," pungkasnya.

Kami meminta Kapolres Siantar agar dalam waktu dua minggu ini, persoalan balap liar harus dapat diselesaikan. Jika tidak, kami dari ILAJ akan menyurati Kapolri agar dilakukan evaluasi kinerja Kapolres, dan bisa saja berujung mutasi atau pencopotan, tegasnya.

Penulis: res. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Komentar 2
  • MR. Panda
    Jangan lah di cabut beri satu kesempatan pak gimana kami akan melapor tentang kejahatan di kota siantar kejam dengan pembegalan,tawuran,balap liar...jadi jangan lah di cabut beri mereka satu kesempatan kalo tugas mereka tidak berubah juga baru jabut Kapolres..pliss mohon banget dari masyarakat mu...
  • ALHAMDULILLAH
    Masalah terkait peredaran narkoba juga demikian, sllu bandar narkoba mendapat payung hukum, atau kebal hukum, salah satunya bandar sabu2 di jalan tanah jawa yg skrng beroperasi di gang sewu, sllu yg tertangkap anggota dr sang bandar, sedangkan sang bandar tak tersentuh, padahal satuan unit narkoba sering nongkrong dilapak keluarga sang bandar... Piye toh hukum saiki....???

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan