HETANEWS.COM

PDIP Sumut: Cawalkot Medan Belum Akan Diumumkan Besok

Ketua umum PDIP, Megawati Soekarno Putri (kiri) di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (19/2). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Hetanews.com - DPP PDIP akan mengumumkan rekomendasi bagi kandidat yang akan diusung di Pilkada 2020, Jumat (17/7) besok. Pengumuman besok merupakan gelombang kedua usai gelombang pertama pada (19/2) lalu.

Sekretaris DPD PDIP Sumut Soetarto menyebut pihaknya sudah mendapat undangan pengumuman rekomendasi Pilkada 2020 oleh DPP. DPP menyatakan bakal ada dua rekomendasi untuk wilayah Sumut yang diumumkan besok.

"Besok memang kami sudah dapat konfirmasi dari pusat bahwa akan ada diumumkan untuk besok dan Sumut kemungkinan akan dapat posisi di dua kabupaten/kota. Nah tinggal tunggu siapa yang akan diumumkan, tentu akan kami tunggu dengan secara virtual oleh Ibu Ketua umum," kata Soetarto kepada wartawan, Kamis (16/7).

Sekretaris DPD PDIP Sumatera Utara, Soetarto.
Foto: Dok. Pribadi

Soetarto enggan merinci rekomendasi yang diberikan mencakup kabupaten mana saja. Ia juga mengatakan, untuk calon untuk Pilwalkot Medan dari PDIP, tidak akan diumumkan besok.

"Untuk Pilkada Medan kayaknya belum. Dua (kabupaten/kota) ini, kita tunggu besok ya. Medan belum termasuk. Ini kan domainnya DPP, sehingga kami harus menunggu apa yang diputuskan oleh DPP partai," sebut Soetarto.

"Kemungkinan kita hanya 2, kemarin gelombang pertama kan sudah empat: Samosir, Humbanghas, Gunung Sitoli, Nias Selatan," sambung dia.

DPP PDIP Umumkan Besok

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya akan mengumumkan rekomendasi Pilkada gelombang kedua pada Jumat, 17 Juli secara teleconference.

Namun, dijelaskan Hasto, pengumuman itu hanya untuk wilayah yang merupakan basis kuat PDIP. Artinya partai berlambang moncong putih itu bisa mengusung sendiri dengan perolehan kursi 20 persen di DPRD.

"PDI Perjuangan sudah menyelesaikan rekomendasi di daerah basis, dan kini fokus kami menyelesaikan rekomendasi daerah klaster III, yaitu daerah dengan perolehan kursi di bawah 10%.

Di daerah ini PDI Perjuangan bekerja sama dengan seluruh kekuatan Partai Koalisi pendukung Pemerintahan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, termasuk PKB, PPP, PAN, dan PBB.

Kerjasama dengan Partai Nasionalis seperti Golkar, Gerindra, Hanura, Perindo dll juga banyak dilakukan" kata Hasto kepada wartawan, Selasa (14/7).

Sumber: kumparan.com

Editor: tom.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!