HETANEWS.COM

Pengurus DPC Partai Gerindra Kota Binjai Kecewa dengan Calon Wali Kota yang Diusung Partainya

Binjai, hetanews.com - Pengurus DPC Partai Gerindra Kota Binjai, mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan DPP Partai Gerindra, yang mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan Rahmat Sorialam Harahap dan Usman Jakfar, sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai, pada Pilkada 2020.

"Sebagai pengurus, saya kaget dan kecewa dengan keputusan tersebut." ungkap Wakil Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPC Partai Gerindra Kota Binjai, Hj Juliati, saat ditemui wartawan, di kediamannya, Kamis (16/7/2020) siang.

Menurut mantan anggota DPRD Kota Binjai, masa bakti 2014-2019 itu, keputusan DPP Partai Gerindra tersebut, perlu ditinjau ulang. 

Sebab keputusan tersebut, dibuat tanpa mempertimbangkan saran dan masukan pengurus di tingkat daerah, serta tanpa mengikuti mekanisme, ujarnya.

Apalagi menurutnya, sosok kandidat yang diusung kurang populer di mata masyarakat dan diyakini kurang memahami kondisi Kota Binjai secara utuh, karena bukan putra asli daerah.

 Selain itu, kandidat terkait juga tidak mengikuti seluruh tahapan seleksi dan proses penjaringan yang sebelumnya telah ditetapkan Partai Gerindra, jelasnya.

"Sebagai masyarakat Kota Binjai dan pengurus DPC Partai Gerindra Kota Binjai, kami lahir dan dibesarkan di Kota Binjai. Tentu lebih paham, apa yang diinginkan masyarakat. Artinya, kami juga akan mendukung kandidat yang memahami Kota Binjai.," ujar Juliati.

Atas dasar itu pula, dia mengaku tidak siap mendukung kandidat yang telah ditetapkan, meskipun sebagai pengurus. Sebaliknya, Juliati dengan berat hati memohon maaf kepada Ketua Umum dan pengurus DPP Partai Gerindra, para senior, serta rekan-rekannya sesama pengurus dan kader DPC Partai Gerindra Kota Binjai, jika dirinya, kali ini tidak dapat mematuhi keputusan partai dan siap menerima sanksi kepartaian.

"Ini merupakan bukti kecintaan saya terhadap Partai Gerindra. Bukan bermaksud mengingkari keputusan partai, namun saya hanya mengharapkan mekanisme partai dijalankan dengan sebenar-benarnya. Kalaupun dia kader, idealnya harus tetap mengikuti seluruh mekanisme dan memahami kondisi daerahnya,"tegas Juliati.

Penulis: tim. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!