HETANEWS.COM

Sekolah Di Simalungun Dimerger, JR Saragih Belum Terima Laporan

Simalungun, Hetanews.com - Beberapa sekolah dasar (SD) di Simalungun akan dilakukan merger (penggabungan dari beberapa sekolah). Merger dilakukan di sekolah di Kecamatan Tanah Jawa.

Hal itu disampaikan salah seorang pegawai Dinas Pendidikan Simalungun. Ia mengatakan saat ini Kabid Pelaksana Teknis Kerja (PTK) Simalungun, Banggua Sinaga, sedang turun ke Tanah Jawa berencana melakukan merger sekolah.

“Karena ada beberapa sekolah disana siswanya sedikit.  Kalau jumlahnya saya tidak tahu berapa sekolah, mungkin tanya sama pak Kabid," kata wanita yang enggan menyebut namanya saat ditemui di Kantor Disdik Simalungun, Rabu (15/7/2020).

Sementara itu, Kabid PTK Simalungun Banggua Sinaga dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya tidak lagi kerja di Disdik Simalungun. "Maaf aku sudah pensiun dari Dikjar (Disdik)," katanya. lewat pesan WhatsApp.

Kadisdik Simalungun, Elfiani Sitepu, belum memberikan penjelasan mengenai hal tersebut. Pesan konfirmasi yang dikirim hanya dibaca.

Ditemui terpisah, Bupati Simalungun JR Saragih belum mengetahui adanya laporan terkait merger sekolah.

"Terus terang saja, ini tergantung siswa masuknya siswa dan guru. Guru kita saat ini banyak yang pensiun, tetapi penerimaan siswa tidak ada," kata JR saat ditemui di Simpang Sigodang Kecamatan Panei, Simalungun.

Ditambahkannya, saat ini kan siswa belum masuk kelas karena sistem saat ini daring. Karena adanya sistem daring tersebut, kemungkinan sekolah siswa akan digabung. (Juindra)

Baca juga: JR Saragih: Siswa Di Kabupaten Simalungun Belajar Daring

Editor: edo.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!