HETANEWS.COM

Barang Bukti Sabu 16,15 Gram, Anton Divonis 9 Tahun Penjara

Terdakwa disidang online PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Terdakwa Meidi Antonius Pasaribu alias Anton (37), warga Jalan Kuala Tanjung, Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, terbukti memiliki 16,15 gram narkotika jenis sabu untuk dijual.

Atas perbuatannya, terdakwa akhirnya divonis 9 tahun penjara, denda Rp 1 miliar, subsider 8 bulan penjara.
Putusan hakim itu, konform (sama) dengan tuntutan jaksa Augus.

"Menjatuhkan pidana penjara selama 9 tahun denda Rp1 milyar, subsider 8 bulan penjara,"kata ketua majelis hakim, Roziyanti, didampingi dua hakim anggota, Mince Ginting dan Yudi Darma SH, di sidang online Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (15/7/2020).            

Menurut hakim, berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan, melalui keterangan saksi-saksi, pengakuan terdakwa dan barang bukti, di persidangan,terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan memiliki 16,15 gram sabu yang siap untuk diedarkannya.

Terdakwa ditangkap anggota Satnarkoba Polres Simalungun, saksi M Yunus Sembiring, Arikson Sibarani, Donal Tobing dan  Leo Silalahi, setelah mendapat informasi dari masyarakat, sering terjadi transaksi narkotika, di daerah Kampung Kateran, Nagori Bandar Hataran.              

Kemudian, pada Rabu, 29 Januari 2020, pukul 15.00.WIB, anggota Satnarkoba meluncur ke TKP guna melakukan penyelidikan, di kedai tuak Hutagaol dan mengamankan terdakwa.

Dari terdakwa polisi menemukan 18 lembar struk transaksi pengiriman uang hasil penjualan sabu, sebuah handphone merk Samsung Android, sebuah timbangan digital, sebuah sendok bentuk sekop dari pipet dan uang tunai Rp.200 ribu.              

Setelah dilakukan pencarian, di sekitar warung, polisi menemukan sebungkus plastik klip besar berisi sabu, dua plastik klip kecil berisi sabu, plastik klip kosong yang diakui terdakwa adalah miliknya.           

Terdakwa dinyatakan bersalah, melanggar pasal 114 ayat (2) UURI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Penulis: ay. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!