HETANEWS.COM

Takut Rapid Test, 24 Orang PPDP Siantar Mengundurkan Diri

Ketua KPUD Siantar, Daniel Dolok Sibarani. (foto/leo)

Siantar, hetanews.com – Sebanyak 545 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), sudah dilakukan rapid test Covid – 19 dan hasilnya semua non reaktif. Akan tetapi, ada 24 orang yang mundur karena takut  rapid test.

Hal tersebut dibenarkan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Siantar, Daniel Dolok Sibarani.

“Memang ada yang mengundurkan diri, 24 orang. Kalau untuk lebih jelasnya, tanyakan langsung ke Nurbaya, selaku Divisi Partisipasi Masyarakat," ujarnya, Senin (13/7/2020).

Kepada hetanews, Daniel menjelaskan, sesuai perintah  KPU RI, agar KPUD Siantar, bekerjasama dengan Dinkes dan Gugus Tugas Covid – 19 Siantar, untuk menjalankan tahapan Pilkada 2020 sesuai protokol kesehatan. Dan dalam MoU itu, belum ada kesepakatan dengan pihak Dinas Kesehatan tentang rapid test, katanya.

"Kita sudah tandatangani MoU dengan Dinas Kesehatan, maupun Gugus Tugas Siantar. Jadi setiap rapat, kita harus melapor ke Dinkes dan Gugus Tugas. Kita akan lakukan pemeriksaan rutin, kepada PPS dan KPPS, seperti pengecekan suhu tubuh dan selalu mengintruksikan untuk selalu mengikuti protokol kesehatan," ujarnya.

Terpisah, Komisioner Divisi Partisipasi Masyarakat KPUD Siantar, Nurbaiyah Siregar, ketika dikonfirmasi mengenai hasil pemeriksaan rapid test calon PPDP tersebut mengatakan "Yang ikut rapid test kemarin, semua dinyatakan non reaktif, tapi memang kemarin itu, ada 24 orang yang memilih mundur dengan alasan takut di rapid test,” ujarnya.

Terkait yang 24 orang mengundurkan diri, langsung digantikan dan langsung dilakukan rapid test.

"Jadi selanjutnya seperti dari awal, kita minta nama dari PPS untuk mencari penggantinya yang mau dirapid dulu. PPS mengajukan nama, selanjutnya kita periksa berkas dan langsung kita rapid test," ujarnya.

Ke 24 orang yang mengundurkan diri itu, dari Siantar Barat, Timur, Utara, Sitalasari dan yang paling banyak dari Kelurahan Bantan, tegasnya.

Penulis: tim. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!