HETANEWS.COM

Pemko Siantar Bingung Soal Lokasi Tugu Sangnaualuh, Rado Damanik: Emang Tidak Ada Niat

Foto sisa material pembangunan Tugu Sangnaualuh, di Lapangan H Adam Malik Siantar. (foto/leo)

Siantar, hetanews.com - Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Siantar dengan Dinas PUPR, juga membahas masalah anggaran pembangunan Tugu Raja Sangnaualuh yang direfokusing dan tidak menjadi prioritas.

Dalam RDP tersebut, anggota Komisi III DPRD Siantar, Daud Simanjuntak, meminta pembangunan Tugu Sangnaualuh tetap dilaksanakan.

"Soal lokasi, silahkan dibangun di lokasi yang direncanakan di awal. Kalaupun memang Pemko ingin memindahkan, silahkan terbuka kepada masyarakat maupun ahli waris,"ujarnya, Senin (13/7/2020).

Mendengar tanggapan Daud, Renward Simanjuntak selaku Kepala Dinas (Kadis) PUPR mengatakan, pembangunan tugu itu terkendala di lokasi, hingga membuat Pemko Siantar bingung, mau membangun dimana.

"Kalau dana sudah ada, cuman, keluarga ahli waris yang tidak setuju. Dan kalau menurut saya, kalau dibangun di depan Ramayana yang di Jalan Sangnaualuh, itukan dengan tinggi 22 meter, itu kurang paslah," ujarnya, sembari mengatakan, dia siap membangun Tugu Sangnaualuh.

Renward menambahkan, terkait anggaran yang direfokusing untuk pembangunan Tugu Sangnaualuh, bukan keinginan dirinya.

"Itu bukan saya yang menentukan apa saja yang direfokusing," ujarnya.

Menanggapi pembangunan Tugu Sangnaualuh tersebut, tokoh pemuda Simalungun, Rado Damanik, menganggap Pemko Siantar tidak ada niat membangun Tugu Sangnaualuh.

Rado Damanik menilai, pembangunan Tugu Sangnaualuh, bukan lagi bermuara pada masalah refokusing, akan tetapi niat dari Pemko sendiri.

"Yang menjadi masalah sebenarnya ialah niat dari Pemko itu sendiri, ada enggak dalam hal penempatan. Kan sudah ada hasil seminar yang menentukan lokasinya yaitu di depan Ramayana? Soal bagaimana tinggi dari tugu itu, kan bisa disesuaikan dengan lokasi. Jangan dipaksakan yang lokasinya tidak mendukung," ungkapnya.

Diketahui, bahwa hasil seminar tahun 2011 lalu dengan kajian-kajian ilmiah oleh lembaga pendidikan tinggi itu, menetapkan lokasi awal, di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) atau depan gedung Ramayana.

Penulis: tim. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!