HETANEWS.COM

Buruknya Irigasi Akibatkan 4 Titik Pintu Masuk Siantar Sering Banjir

Renward Simanjuntak. (foto/leo)

Siantar, hetanews.com - Buruknya perencanaan pembangunan irigasi, di Siantar, berdampak kepada pemukiman masyarakat yang kerap dilanda banjir, setiap hujan turun berjam-jam.

Setiap hujan berjam - jam di Siantar, maka 4 titik pintu masuk pasti banjir. Terakhir, banjir terparah pada hari Sabtu (11/7/2020) lalu, yang menelan korban 1 orang dan di setiap titik pintu masuk banjir dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Komisi III DPRD Siantar, langsung melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP), dengan pihak PUPR Siantar untuk mencari solusi agar banjir tersebut bisa diatasi.

Terpisah, Renward Simanjuntak, selaku Kepala Dinas PUPR saat dikonfirmasi hetanews, usai RDP mengatakan, pihaknya sedang mencari tahu penyebab banjir tersebut dan dimana letak terganggunya saluran air.

"Sepengetahuan kami, drainase pada jaman Belanda itu sudah cukup baik. Berarti ada yang salah dan inilah yang sedang kami cari tahu, agar segera bisa kami selesaikan," ujarnya.

Salah satu contoh kasus di inti kota yang kerap banjir karena kurangnya bentuk perhatian masyarakat yang membuang sampah ke selokan, katanya.

"Salah satu faktornya adalah perilaku masyarakat kita yang kurang. Tapi untuk saat ini kita tidak perlu saling menyalahkan yang intinya kita akan berusaha mengatasi banjir tersebut,"ujarnya.

Saat disinggung media ini, terkait banjir yang di Tanjung Pinggir dan juga Tanjung Tongah yang paling parah. Dia berjanji akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

"Kita lakukan pengecekan dulu, apakah sungai tersebut akan kita perlebar dan temboknya akan kita tinggikan lagi. Tapi kita lakukan pengecekan dulu," tutupnya.

Penulis: tim. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!