HETANEWS.COM

Tanam 6 Batang Ganja Diancam 6 Tahun, Pemilik Sepaket Sabu 5 Tahun Penjara

Dua terdakwa disidang online PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Efendi Saragih alias Pendi (34), penduduk Huta VI Pondok II, Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, terbukti menanam 6 batang pohon ganja, dituntut 6 tahun penjara, denda Rp.800 juta, subsider 6 bulan penjara, di sidang online Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Senin (13/7/2020).

Dalam sidang terpisah lainnya, jaksa yang sama, Devica Oktaviniwati, menuntut terdakwa Jamal Sandhy Santoso Sinaga (JS3), juga penduduk Huta VI Pondok II, Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, dengan pidana penjara selama 5 tahun, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara.

Jamal terbukti mengantongi sabu dan berusaha melarikan diri saat Polsek Tanah Jawa, menggelar razia, di depan kantornya, pada 1 Pebruari 2020, lalu.

Sabu tersebut, diakui terdakwa, dibeli dari seseorang yang tidak diketahui namanya, di Kampung Banjar, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, seharga Rp150 ribu.

Jamal dipersalahkan jaksa, melanggar pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika.

Sedangkan terdakwa Pendi, dipersalahkan melanggar pasal 111 (2) UU RI No 35/2009 tentang narkotika dalam bentuk tanaman.

Terdakwa ditangkap anggota Polsek Tanah Jawa, saksi Julianto Simanjuntak, Marlon Sihombing, Bernard dan Heriyanto, pada Jumat, 7 Februari 2020 lalu, pukul 14.00 WIB, di perladangan milik terdakwa, di Huta VIII Bagot Puloan, Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, Simalungun.              

Siang itu, petugas melakukan penyelidikan ke lokasi perladangan terdakwa dan menemukan tanaman ganja yang diakui miliknya terdakwa.

Setelah Pendi diinterogasi, mengakui, jika bibit ganja dibeli dari marga Simanjuntak, Rp 50 ribu dari Huta Padang, Kabupaten Asahan.                

Atas tuntutan jaksa, ke-2 terdakwa didampingi penasehat hukum, Sarah Pulungan dari Posbakum PN Simalungun, secara lisan memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan. Dengan alasan, menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Untuk mendengar putusan majelis hakim yang diketuai Roziyanti SH, sidang ditutup dan dibuka kembali, pada Senin pekan depan.

"Untuk putusan, sidang ditunda seminggu,"kata Roziyanti, didampingi dua hakim anggota, Aries Ginting dan Mince Ginting.

Penulis: ay. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!