HETANEWS.COM

Kriminal Jabodetabek: Pacar Editor MetroTV Diperiksa-Pria Teriaki Polres Depok

Metro TV berduka cita atas wafatnya Yodi Prabowo, News Video Editor. Foto: Instagram/@metrotv

Depok, hetanews.com - Sejumlah kasus kriminal terjadi di Jabodetabek sepanjang Minggu (12/7) kemarin. Tak hanya kasus baru, sejumlah update berita kasus kriminal lainnya juga terjadi.

Salah satunya terkait kasus tewasnya editor MetroTV Yodi Prabowo. Polisi sudah memeriksa keluarga terdekat dan kekasih Yodi.

Apa saja kasus berita kriminal yang terjadi sepanjang Minggu kemarin? Berikut kumparan rangkum:

  • Seorang Pria Teriak-teriak dan Tenteng Senjata Tajam di Depan Polres Depok

Tim Jaguar mengamankan seorang pria yang meneriakkan kata-kata kasar saat melintas di depan Polres Depok pada Minggu (12/7) sekitar pukul 01.15 WIB, dini hari. Saat diamankan, ternyata pria tersebut dalam keadaan tengah mabuk minuman keras.

"Iya, jadi saat Tim Jaguar berada di depan penjagaan, ada dua pengendara motor yang lewat dan teriak-teriak dengan kata-kata binatang dan kasar," kata Kepala Tim Jaguar Polres Depok Iptu Winam Agus saat dikonfirmasi kumparan.

Winam mengatakan, sebenarnya ada dua pengendara motor yang melintas sembari meneriakan kata-kata kasar. Namun setelah dikejar, satu pengendara lainnya berhasil melarikan diri. Sementara, satu pengendara lainnya berhasil diamankan oleh tim.

Tim Jaguar pun kemudian menggeledah pria tersebut. Ternyata, dia membawa senjata tajam yang diselipkan di pinggangnya. Dalam keadaan mabuk, pria tersebut pun di bawa ke Polres Depok. Dalam video yang Winam unggah di Instagramnya, terlihat pria tersebut berkaus hitam dan berjalan sempoyongan.

  • Polisi Sulit Identifikasi Korban Eksploitasi WN Prancis

Polisi kesulitan mengidentifikasi para korban ekspolitasi seksual yang dilakukan oleh WN Prancis bernama Francois Abello Camille (65). Tercatat, ada 305 anak yang menjadi korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyebut, pihaknya mengalami kesulitan karena para korban belum memiliki kartu identitas atau KTP.

“Kendala yang kita hadapi adalah korbannya anak-anak di bawah umur yang tidak memiliki KTP-e. Jadi sulit mencari identitasnya,” kata Yusri saat dikonfirmasi, Minggu (12/7).

Yusri menambahkan, sejauh ini baru 17 korban yang diidentifikasi. Sedangkan sisanya masih proses penyelidikan.

Menurut dia, tersangka saat ini masih tak koperatif saat diperiksa penyidik. Hal tersebut juga menghambat pengembangan dalam kasus ekspolitasi seksual ini.

"Sementara tersangkanya kurang koperatif dalam menyampaikan apa pun karena dia mengakunya bergerak sendiri. Makanya kita pelan-pelan ya," ujarnya.

  • Polisi Sudah Periksa Kekasih Editor MetroTV Yodi Prabowo

Polisi masih menyelidiki tewasnya Editor MetroTV Yodi Prabowo pinggir jalan Tol JORR pada Jumat (10/7). Sejumlah saksi sudah mulai diperiksa polisi, termasuk kekasih Yodi, Suci Fitri Rohmah.

Kriminal Jabodetabek: Pacar Editor MetroTV Diperiksa-Pria Teriaki Polres Depok (2)
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

“Iya sudah (diperiksa),” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Minggu (12/7).

Yusri mengatakan tak hanya Suci, pihaknya juga sudah meminta keterangan ke keluarga terdekat Yodi. Polisi juga memeriksa sejumlah orang yang terakhir bertemu dengan Yodi.

“Keluarga terdekat, sama terakhir dia ketemu. Kemudian, semuanya kita periksa, ya,” jelasnya.

sumber: kumparan.com

Editor: sella.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!