HETANEWS.COM

Lukai Polisi Saat Ditangkap, Jambret di Medan Ditembak Mati

Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko. Foto: dok.Istimewa

Medan, hetanews.com - Polisi menembak mati seorang jambret sadis di Medan, Sumatera Utara. Polisi melesatkan tembakan kepada pelaku karena melakukan penyerangan dengan sajam hingga mengenai petugas.

"Unit Jatanras Satreskrim mengamankan satu orang DPO pelaku jambret yang sempat viral di medsos. Pelaku terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur karena melukai petugas. Pelaku meninggal dunia," kata Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko di RS Bhayangkara, Minggu (12/7/2020).

Riko menyebutkan peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/6) lalu. Awalnya, korban bernama Darmaida Sidabutar (49), warga Timbang Deli Medan Amplas, hendak berjualan mengendarai becak motor ke Pasar Sukarame.

Setiba Darmaida di Jalan Sutrisno, dua orang pria mengendarai sepeda motor merampas tas yang disandang korban hingga terjatuh dan tak sadarkan diri. Oleh sopir becak motor, Darmaida kemudian dibawa ke RS Madani dan hingga saat ini masih dirawat karena luka parah.

Dua unit ponsel, uang tunai Rp 1 juta, serta surat penting lain milik korban raib. Setelah itu, keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Petugas melakukan penyelidikan. Pada Minggu (12/7) dini hari, petugas mendapat laporan bahwa pelaku berada di Jalan Setia Budi Ujung.

Petugas bergerak ke lokasi, lalu berupaya menangkap pelaku atas nama Ananda Yudistira (21), warga Jalan Ngalengko, Lorong Tirtanadi.

"Pada saat ditangkap, pelaku mempunyai pisau yang disimpan di saku dan berusaha melawan hingga petugas mengalami luka sayatan pada lengan sebelah kiri," sebut Riko.

Petugas kemudian melakukan tembakan peringatan untuk menghentikan pelaku. Namun pelaku terus menyerang membabi buta hingga membahayakan. Petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan melakukan tembakan.

Selanjutnya, pelaku dibawa ke RS Bhayangkara guna mendapat pertolongan medis. Namun nyawa pelaku tidak tertolong dan meninggal dunia. Polisi mengatakan pelaku sudah sering melakukan jambret, perannya sebagai orang yang menarik tas korban.

Dia juga masuk DPO kasus jambret lainnya. Kawan pelaku telah ditangkap terlebih dahulu. Dia juga seorang residivis kasus bongkar rumah pada 2018.

Sumber: detik.com

Editor: tom.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!