HETANEWS.COM

Kisah TKI Asal Siantar: Jonatan Sihotang Tak Pantas Dihukum Mati (III)

Siantar, hetanews.com - Sudah satu tahun tujuh bulan proses persidangan Jonatan Sihotang. Di saat itu pula ia mendekam di penjara Malaysia. Sesekali Jonatan berkabar kepada kedua orang tuanya di Kota Siantar.

“Dia (Jonatan) nelpon hanya sebentar sebentar. Dia nanya kabar kami.Terakhir kali dia minta anaknya kami rawat baik baik dan minta kami banyak berdoa,” ujar Mesliana, Ibu Jonatan di kediamannya Jalan Damar Laut, Siantar Utara, Senin (5/7/2020).

Sementara Istri Jonatan, Asmawati, yang bekerja sebagai TKI di Malaysia ini masih belum mengetahui kapan dijadwalkan  eksekusi mati terhadap Jonatan. Sembari terisak, Asnawati hanya mengetahui suaminya masih terancam hukuman mati .

“Masih terancam hukuman mati, tapi belum tahu kapan eksekusinya,” kata Asnawati, dalam obrlan Si Ebong via live streaming, Rabu (5/7/2020).

Ibu dua orang ini mengatakan, Jonatan tidak pantas menerima hukuman mati. Sebab, jika majikannya tidak berlaku demikian, maka peristiwa itu tidak bakal terjadi.

“Jonathan tidak pantas mendapat hukuman mati. Karena kalau tidak ada perlakuan majikannya yang seperti itu, tidak bakalan ada kejadian yang seperti ini,” ucapnya. 

Kediaman Jonatan Sihotang di Kota Siantar

Di penghujung tahun 2018, Jonatan dan Asnawati hendak untuk pulang dari perantauan. Mereka berencana untuk merayakan Natal dan Tahun Baru di Pematangsiantar. Sekalian, Jonatan ingin membesuk ayahnya yang saat ini sedang sakit.

Tidak itu saja, pihak keluarga pun ingin melangsungkan acara pembaptisan anak bungsu mereka yang pada saat itu masih baru lahir. Rencana ini sudah matang dan diketahui pihak keluarga.

Di waktu yang sama, Jonatan dihadapkan dengan masalah. Ia meminta upah namun tidak dapat dipenuhi sepenuhnya oleh Majikannya. Ia pun kecewa.

Baca juga: JS, TKI Asal Siantar Tak Diberi Gaji Penuh, Rencana Membantu Keluarga Gagal

Kepada isterinya Asnawati, Jonatan mengaku dihina majikannya itu sewaktu ia meminta upahnya di bayar penuh dalam satu tahun bekerja. Majikannya itu pun  menampakkan setumpuk uang ke muka Jonatan.

Jonatan Sihotang, warga Jalan Damar Laut, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara terlibat kasus pembunuhan majikannya sendiri, SSN (44) hingga melukai YWK (14) dan SYJ (17) di kilang Toto Food Trading No. 4897, Kampung Selamat, Tasek Gelugor, Malaysia, Rabu pada 19 Desember 2018. (Juindra)

Bersambung ...

Baca juga: Kisah TKI Asal Siantar: Asnawati Sempat Rahasiakan Penangkapan Jonatan (II)

Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan