HETANEWS.COM

Mobil Damkar Canggih Milik PT. STTC Ikut Padamkan Kobaran Api yang Melahap Satu Unit Rumah di Jalan RPKAD

Mobil damkar milik PT. STTC dan petugas pemadam kebakaran saat beruasaha memadamkan kobaran api yang membakar satu unit rumah di di Jalan RPKAD Siantar, Jumat malam (10/7/2020), pukul 19.00 WIB.

Siantar, hetanews.com - Satu unit rumah terbakar, di jalan RPKAD, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar, pada Jumat malam (10/7/2020),  pukul 19.00 WIB.

Rumah semi permanen yang terbakar tersebut, diketahui milik Sabrina Sembiring yang disewakan menjadi tempat usaha papan bunga.

Dan saat peristiwa itu, posisi rumah yang terbakar tersebut dalam kondisi kosong.

Informasinya, kebakaran berasal dari korsleting listrik yang berasal dari rumah kontrakan milik S Meliala. Kemudian, timbul percikan api dan menyambar dua rumah lainnya.

Seperti diungkapkan Ketua RT 002, Muhamaad Hasan, kebakaran berasal dari korsleting listrik.

“Rumah itu dikontrakan, api berasal dari rumah itu yang dalam kondisi kosong, dan kemudian merambat ke rumah sebelahnya,"ungkap Hasan.

Mendapat informasi kebakaran, PT. STTC langsung menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang tergolong canggih dan saat tiba di lokasi kejadian, langsung berusaha menjinakkan kobaran api.

Selain mobil damkar milik PT. STTC, 4 unit mobil damkar milik Pemko Siantar, juga terjun ke lokasi guna memadamkan api.

Kepala Seksi Operasional Pemadam Kebakaran (Damkar) Siantar, Remaja Ginting, mengatakan, 4 unit mobil damkar milik Pemko Siantar, langsung diturunkan guna mengantisipasi api menjalar ke bangunan lainnya.

"Kita turunkan 4 unit mobil damkar, dan satu rumah tidak bisa kita selamatkan. Dan rumah Sitepu, terpaksa kita bobol atapnya untuk memastikan api tidak merambat,"ujarnya.

Ditempat yang sama, Ombun Panjaitan, korditaor damkar PT.STTC mengatakan, setelah menerima kabar kebakaran, mereka langsung menuju lokasi, di jalan RPKAD.

"Kita langsung terjun ke lokasi kebakaran, dan menurunkan satu unit mobil damkar,”katanya singkat.

Sementara itu, Absalom Sitepu yang posisi rumahnya satu tembok (berendeng) dengan rumah yang terbakar, menuturkan, dia bersama keluarganya lagi di rumah saat kejadian itu, dan ada yang teriak-teriak dari luar, memberitahukan rumah terbakar. Dan dengan cepat, dia langsung menyelamatkan keluarganya.

"Terpaksa tadi atap rumah saya dirusak, karena api sudah merambat dari atas. Untunglah api sudah dapat dipadamkan, rumah saya bisa diselamatkan,"tambahnya.

Masih katanya, walau rumahnya ikut terimbas kebakaran, namun dirinya mengucapkan terimakasih kepada pihak Pemko Siantar dan PT. STTC.

"Saya tadi masih di rumah, dan ada yang teriak-teriak dari luar, bahwa rumah saya terbakar. Langsung saja saya selamatkan kelurga. Terimakasih lah untuk damkar Pemko Siantar dan PT. STTC. Kalau tidak cepat, mungkin saja rumah saya habis terbakar,"kata Absalom Sitepu lagi.

Penulis: tim. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!