HETANEWS.COM

Sekolah Di Siantar-Simalungun Lanjut Belajar Di Rumah

Ilustrasi (Foto: Tribunews/Jeprima)

Siantar, Hetanews.com – Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menindaklanjuti SKB 4 Menteri tentang penyelenggaraan pembelajaran Tahun Ajaran (TA) 2020/2021 dan Akademik 2020/2021 di masa pandemi Covid 19. 

Dilihat dari surat edaran (SE) Gubernur No. 205/GTCOVID-19/VII/2020, tertanggal 6 Juli 2020 kepada Bupati /Wali kota se Sumatera Utara, dijelaskan satuan Pendidikan (PAUD,SD,SMP,SMA/SMK) yang berada di zona kuning, orange dan merah dilarang melakukan proses belajar mengajar tatap muka, dan tetap melanjutkan belajar dari rumah. 

Dengan demikian, wilayah kota Siantar dan Kabupaten Simalungun yang masih berstatus zona merah Covid 19  dilarang melakukan proses belajar mengajar tatap muka karena berada di zona merah.

Zona Hijau

Masih dari SE Gubernur, daerah lain yang berada di zona hijau boleh melakukan proses tatap muka di satuan pendidikan dengan 2 fase diantaranya:

a. Masa Transisi

Wilayah yang berada di zona hijau bisa melakukan proses tatap muka berlangsung selama dua bulan dan Jadwal pembelajaran mengenai jumlah hari dalam seminggu dan jumlah jam belajar

setiap hari dilakukan dengan pembagian rombongan belajar (shift) yang ditentukan oleh satuan pendidikan dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan. 

b. Masa Tatanan Normal Baru 

Setelah masa transisi, apabila daerahnya tetap dikategorikan daerah zona hijau maka satuan pendidikan masuk dalam masa tatanan normal baru.

Ada ketentuan Ketentuan khusus yang dibuat oleh Gubernur terkait siswa yang berada di zona kuning, orange dan merah  bila melakukan perjalanan satuan pendidikan zona kuning, orange dan merah tidak diperbolehkan dan harus belajar di rumah.

Tetapi bila peserta didik yang berada di zona kuning, orange dan merah pindah ke zona hijau harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari setelah kepindahannya.

Diketahui SE Gubernur menindaklanjuti SKB (Surat Keputusan Bersama) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. (Juindra)

Baca juga: Siantar Zona Merah, Sekolah Dilarang Tatap Muka

Editor: edo.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!