HETANEWS.COM

KPUD Simalungun Enggan Beberkan Tarif Rapid Test

Simalungun, Hetanews.com – Ketua KPUD Simalungun, Raja Ahab Damanik, mengatakan pihaknya sudah melakukan rapid test  kepada seluruh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Begitu pun ia belum  merinci berapa biaya tarif rapid test tersebut.  

Sesuai dengan surat edaran Menkes nomor HK.02.02/I/2875/2020 per 6 Juli 2020, ditetapkan batas tarif rapid test sebesar Rp 150 ribu untuk satu kali, bagi warga yang ingin memeriksakan kesehatan. 

Meski demikian masih ada rumah sakit yang memfasilitasi rapid test dengan harga lebih tinggi. Raja Ahab belum menjelaskan di rumah sakit mana PPDP Simalungun melakukan rapid test. Ia meminta hal itu ditanyakan ke sekretariat KPUD Simalungun.

“Kurang tahu saya, saya tidak tahu berapa biayanya dan darimana aja dananya, tanya saja ke sekretariat untuk lebih detailnya,” ucap Raja Ahab dikonfirmasi via telepon Kamis (9/7/2020) sore kemarin.

Sementara Sekretaris KPU Simalungun, Adearman Purba, dikonfirmasi Jumat (10/7/2020) siang, melalui via telepon enggan memberi penjelasan mengenai hal tersebut. Sebab, konfirmasi yang dikirim via WhatsApp tidak direspon meski telah dibaca. (Juindra)

Baca juga: Rapid Test Di RSUD Mahal, KPUD Siantar Pilih RS Tentara

Editor: edo.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!