HETANEWS.COM

Jokowi Perintahkan Polri Lindungi Tenaga Medis

Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang bersama Menteri Sekretaris Negara, Pratikno (kiri) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) saat berkunjung ke Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020).

Jakarta, hetanews.com - Presiden Joko Widodo mengunjungi posko penanganan Covid-19 di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020). Dalam kesempatan itu, Kepala Negara menyempatkan untuk berbincang dengan tenaga kesehatan (nakes) melalui video conference.

Salah satu nakes yang mencurahkan isi hatinya kepada Jokowi yakni dr Erwin Kristianto dari RSUD Jaraga Sasameh, Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Erwin menyampaikan, selama empat bulan ini dirinya dan rekan sejawat kerap mendapatkan penolakan, kecaman, stigma negatif hingga intimidasi ketika menjalankan tugas menangani pandemi Covid.

"Terkadang kami mendapatkan intimidasi baik langsung maupun tidak langsung saat kami sedang melaksanakan tugas perawatan dan menangani Covid-19. Yang ingin saya tanyakan bagaimana pemerintah untuk melindungi tenaga kesehatan?," tanya Erwin kepada Presiden.

Merespons itu, Jokowi meminta aparat kepolisian untuk melindungi para tenaga medis yang berjuang di garda terdepan penanganan Covid-19. Tidak hanya di Kalteng, instruksi ini juga diminta untuk seluruh wilayah Indonesia.

"Saya minta Pak Kapolda, urusan yang berkaitan dengan tekanan dari eksternal maupun dari dalam agar semua tenaga kesehatan kita, dokter, jajaran rumah sakit, perawat semua diberikan proteksi dengan baik jangan sampai terjadi, karena beliau-beliau di garis terdepan dalam penangan ini," ucap Jokowi.

Kepala Negara menekankan, para tenaga kesehatan harus betul-betul dilindungi. Menjadi tugas polda dan polres untuk memberikan proteksi tersebut.

“Ini perlu saya tegaskan tidak hanya di Kalteng, tapi juga di seluruh Tanah Air," ujarnya.
 

sumber: inews.id

Editor: sella.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!