HETANEWS.COM

Penjual dan Pengumpul Rekap Togel Diganjar 7 Bulan Penjara

Dua terdakwa, jurtul dan tukang rekap Kim Hingkong, divonis 7 bulan penjara, disidang online PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Nursalimah Sinaga (41) dan Dedi Prayoto als Dedot (32), warga yang sama, di Kecamatan Gunung Malela, masing - masing divonis 7 bulan penjara, disidang online PN Simalungun, Kamis (9/7/2020).

Vonis hakim, pimpinan ketua majelis hakim, A Hadi Nasution SH, lebih ringan 1 bulan dari tuntutan jaksa, Augus Vernando Sinaga SH.

Hakim sependapat dengan jaksa, mempersalahkan terdakwa melanggar pasal 303 (1) ke-1 KUH Pidana.

Alasan hakim meringankan hukuman terdakwa karena menyesali perbuatannya dan belum pernah dihukum.

Menurut hakim, kedua terdakwa telah terbukti melakukan permainan judi Kim Hingkong, di muka umum tanpa mendapatkan ijin.

Dedot selaku penjual atau juru tulis (Jurtul), menerima pesanan angka tebakan dari pemasang, baik melalui SMS ataupun dengan cara langsung mendatanginya, di warung tuak milik Pak Aman.

Hasil penjualannya (rekap) disetorkan kepada Nursalimah yang berperan sebagai pengumpul rekap.

Petugas lebih dulu menangkap Dedot, di warung Pak Aman, di Huta I Nagori Bangun, Kecamatan Gunung Maligas.

Setelah dilakukan pengembangan, petugas berhasil menangkap Nursalimah, pada Kamis, 12 Maret 2020 yang juga mengakui, jika hasil rekapan tersebut, disetorkan kepada marga Sembiring, selaku bandarnya.

Jaksa menyatakan, barang bukti ponsel yang berisi angka tebakan, dinyatakan untuk dimusnahkan. Sedangkan uang sitaan, sebesar Rp259.000, dirampas untuk negara.

Penulis: ay. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!