HETANEWS.COM

Dua Warga Bandar Pemilik 3,16 Gram Sabu Diancam 7,6 Tahun Penjara

Bento dan Safrizal disidang online, dituntut hukuman 7,6 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Juna Karo Karo SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, menuntut pidana penjara, masing - masing selama 7 tahun 6 bulan, kepada terdakwa Siswanto als Bento (46) dan Safrizal (47).

Selain itu, keduanya juga dibebankan membayar denda Rp800 juta, dan jika tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 6 bulan.

Ancaman hukuman jaksa itu, dibacakan dalam persidangan yang digelar secara online, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Rabu (8/7/2020).

Kedua terdakwa, dipersalahkan jaksa melanggar pasal 112 (1) Jo pasal 132 UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Keduanya, warga yang sama di Desa Bandar Tinggi, Kecamatan Bandar Simalungun, ditangkap pada Sabtu, 11 Januari 2020 lalu, pukul 20.00 WIB.

Menurut jaksa, keduanya ditangkap di warung milik Fitriani Damanik, di Jalan Pesantren Huta I, Nagori Bandar Rejo, Kecamatan Bandar Masilam.

Dari tersangka, disita 2 plastik klip berisi 14 paket sabu seberat 3,16 gram (bruto).

Kepada petugas, terdakwa Bento mengaku, membeli sabu dari Pajar, Rp500 ribu dan dibagi beberapa paket untuk dijual.

Sedangkan terdakwa Safrizal, hanya diajak Bento untuk menemaninya dan dikasih ngisap sabu gratis secara bersama - sama dengannya.

Saat ditangkap, di warung tersebut, keduanya sedang makan mie instant sambil menunggu Pren yang akan membeli sabu. 

Barang bukti sabu dan kaca pirex yang sudah dibakar, dinyatakan untuk dimusnahkan.

Didampingi pengacara, Sintong Sihombing SH dan Andrea Sinaga SH dari Posbakum PN Simalungun, keduanya memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan. Karena keduanya mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Untuk putusan hakim, ketua majelis hakim, Hendrawan Nainggolan, menunda persidangan hingga mingu depan.

Penulis: ay. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!