HETANEWS.COM

Ini Kendala Yang Dialami KPUD Siantar Saat Verifikasi Faktual

Siantar, hetanews.com - Menghimpun dan pemutakhiran data pemilih, serta verifikasi faktual dukungan Bakal calon perseorangan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Siantar Tahun 2020 mengalami kendalan.

Hal demikian diutarakan oleh Komisioner Divisi Teknis KPUD Siantar, Gina Ruth Fefialina Ginting. Kata Gina, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sulit bertemu langsung dengan warga.

"Kendala yang saat ini kita alami, verifikasi faktual di lapangan untuk calon perseorangan adalah susahnya menemui yang punya KTP di rumah," kata Gina, Rabu (8/7/2020).

Masih dengan Gina, Verifikasi faktual dilaksanakan selama 14 hari terhitung setelah PPS (Panitia Pemungutan Suara) menerima hasil verifikasi administrasi. 

"Saat ini PPS menyambangi rumah rumah. Dan yang kita temukan di lapangan itu susahnya kita menemui yang punya KTP namun tetap kita usahakan," ujarnya.

Dalam kunjungan ke rumah rumah, PPS wajib mengikuti protap kesehatan dengan perlengkapan Alat Pelindung Diri APD berupa masker, handsanitizer, sarung tangan dan Face Shield.

"PPS sebelum melakukan verifikasi faktual juga harus melakukan pengecekan suhu tubuh dengan thermo gun yang kita bagikan ke setiap PPS di setiap kelurahan," ujarnya. (Leonardo)

Editor: edo.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!