HETANEWS.COM

Mengejutkan, Nenek Moyang Dinosaurus Ternyata Seukuran Cangkir Kopi

Ilustrasi dinosaurus terkecil yang ternyata merupakan nenek moyang para hewan purba. Fosil dinosaurus Kongonaphon kely (K.kely) ditemukan di batuan Triassic di Madagaskar barat daya. Foto: PHYS/AMERICAN MUSEUM OF NATURAL HISTORY/FRANK IPPOLITO

Hetanews.com - Kebanyakan orang mengetahui jika dinosaurus memiliki ukuran yang luar biasa besar. Tapi siapa sangka, dibalik tubuh raksasanya, dinosaurus ternyata berasal dari nenek moyang yang punya fisik mungil.

Hal ini terungkap melalui analisis fosil reptil bernama Kongonaphon kely yang berarti pembunuh serangga kecil. Seperti namanya K.kely memang hanya berukuran 10 cm saja. Menurut peneliti, K.kely hidup di Madagaskar sekitar 237 juta tahun yang lalu selama periode Trias.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, peneliti menyebut kalau K.kely termasuk dalam kelompok kuno Ornithodira, leluhur terakhir dari semua dinosaurus dan pterosaurus.

"Ada persepesi umum dinosaurus bertubuh raksasa. Tapi K.kely memiliki kedekatan dengan dinosaurus dan pterosaurus dan ukurannya sangat kecil," kata Christian Kammerer, paleontolog dari North Caroline Museum of Natural Sciences seperti dilansir Science Alert, Selasa (7/7/2020). Lantas, bagaimana selanjutnya mahluk sekecil K.kely dapat berevolusi sebesar dinosaurus?

Ilustrasi Kongonaphon kely, dinosaurus terkecil.
Foto: SCIENCE ALERT/Alex Boersma

Jawabannya, tak pernah sepenuhnya jelas, sebab relatif sedikit spesimen dari garis keturunan Ornithodira yang pernah ditemukan dan dipelajari.

Namun bisa jadi semua memang bermula dari tubuh kecil mereka. Peneliti menyebut kalau tubuh mungil mereka digunakan untuk mengembangkan sifat-sifat lain demi kelangsungan hidup keturunan mereka seperti misalnya gerakan bipedal, asal-usul bulu halus, dan awal mula terbang.

"Temuan seperti fosil K.kely telah memberi pemahaman yang jauh lebih baik tentang evolusi awal ornithodiran," tambah Kammerer.

Seperti dikutip dari Phys, Selasa (7/7/2020) fosil K.kely ditemukan pada tahun 1998 oleh tim peneliti yang dipimpin para ahli dari American Museum of Natural History Frick Curator of Fossil Mammals.

"Situs fosil di Madagaskar barat daya kaya akan fosil yang luar biasa. K.kely berada di antara ratusan fosil di situs tersebut selama bertahun-tahun. Butuh waktu sebelum akhirnya dapat fokus pada tulang K.kely," ungkap John Flynn, paleontolog dari American Museum of Natural History.

Sumber: kompas.com

Editor: tom.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!