HETANEWS.COM

NASA Upload Foto Bumi dari Luar Angkasa, Kaum Bumi Datar Tidak Percaya

Penampakan Bumi dari Stasiun Ruang Angkasa Internasional

Hetanews.com - Perdebatan Bumi bulat dan Bumi datar ternyata masih terus berlanjut. Pembicaraan seputar topik ini kembali menghangat setelah seorang astronaut NASA mengunggah foto sisi lain Bumi yang menunjukkan bentuknya bulat.

NASA baru saja meluncurkan astronautnya ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) pada Juni lalu. Setibanya di ISS, salah satu astronaut bernama Doug Hurley menangkap pemandangan Bumi dari luar angkasa dan membagikannya ke media sosial.

Foto pemandangan Bumi itu tampak berbeda dari gambar yang sebelumnya dibagikan NASA. Ternyata, Hurley mengambil gambar tersebut di ISS yang berbeda sehingga ia berhasil mengabadikan pemandangan unik Bumi yang jarang dilihat oleh orang lain.

Untuk mendapatkan gambar itu, Hurley berada di ruangan observasi ISS bernama Cupola.

Doug Hurley saat ini sudah berada di ISS selama sebulan. Ia membagikan foto Bumi di Twitter pada 2 Juli 2020. Meski sudah cukup lama, namun Hurley mengatakan bahwa ia tidak pernah bosan dengan pemandangan indah Bumi dari luar angkasa.

"Saya tidak pernah bosan dengan pemandangan ini dari Cupola saat orbit kita beralih ke malam," tulis akun @Astro_Doug di Twitter, dalam keterangan foto Bumi yang ia bagikan.

Postingan foto Doug Hurley ini pun mendapat banyak likes dan retweet dari pengguna Twitter. Salah satu netizen sangat berterima kasih kepada Hurley karena telah membagikan pemandangan indah Bumi tersebut.

"Saya pikir saya tidak pernah bosan dengan fotonya. Sangat indah dan menakjubkan. Terima kasih sudah berbagi," tulis seorang netizen.

Di sisi lain, tentu saja, masih ada kelompok yang tidak yakin kalau foto pemandangan Bumi itu nyata tanpa edit. Keraguan tersebut datang dari kaum Bumi Datar.

"Apakah NASA memintamu mengedit (Photoshop) kelengkungan Bumi sebelum kamu mengirim, atau apakah mereka melakukannya setelah produksi? Kita semua tahu itu (Bumi) datar!” tulis akun @FinBarnes.

Tanggapan tersebut juga mendapat dukungan dari rekan sejawat Bumi Datar yang mengatakan, “tampak datar dari sudut pandang saya.”

Teori Bumi Datar mendapatkan banyak perhatian dalam beberapa tahun belakangan ini. Teori itu menentang pengetahuan soal Bumi berbentuk bulat yang sudah beredar selama 2.000 tahun.

“Saat ini, ilmuwan menggunakan teknik geodesi, ilmu pengetahuan untuk mengukur bentuk Bumi, gravitasi dan rotasi. Geodesi menyediakan perhitungan akurat yang menunjukkan bahwa Bumi berbentuk bulat. Dengan GPS dan satelit lain, ilmuwan dapat menghitung ukuran Bumi dan bentuk bahkan dalam ukuran sentimeter,” kata NASA.

“Foto di luar angkasa juga menunjukkan bahwa Bumi itu bulat seperti Bulan,” tambahnya.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!