HETANEWS.COM

Melihat Katak Mini Spesies Baru dari Sumatra Selatan

Katak mini Micryletta sumatrana.

Hetanews.com - Pulau Sumatra menambah koleksi faunanya setelah spesies baru katak berukuran mini ditemukan oleh ilmuwan. Katak tersebut ditemukan di hutan Sumatra Selatan.

Katak ini kemudian diberi nama Micryletta sumatrana. Ia memiliki ukuran yang sangat kecil. Panjang pejantannya hanya sebesar 17,4 milimeter, sementara betina memiliki panjang 22,8 milimeter.

Katak Micryletta sumatrana memiliki kepala berwarna cokelat dengan beberapa corak pada bagian mulut dan telinga. Suara dari katak ini disebut mirip dengan suara jangkrik.

“Karakter tubuh tersebut menjadi pembeda dengan katak marga Micryletta lainnya,” ujar peneliti LIPI, Amir Hamidy, kepada Mongabay Indonesia.

Katak Mini Micryletta sumatrana
Katak mini Micryletta sumatrana

Uniknya, sampel spesies baru tersebut adalah hasil temuan seorang mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB) bernama Eki Aprilia. Sampel tersebut telah dikirimkan sejak tahun 2017. Saat itu, Eki diketahui tengah melakukan penelitian di kawasan Hutan Harapan, Sumatra Selatan.

Meski begitu, ternyata awalnya spesimen katak mini berjenis sama sudah dimiliki oleh peneliti sejak tahun 1998 silam. Spesimen tua itu ditemukan di kawasan Hutan Suaka Margasatwa Humai Pesemah, Sumatra Selatan.

Namun, pengujian DNA terakhir akhirnya menunjukkan bahwa kedua spesimen tersebut adalah sebuah spesies baru.

“Kami juga melakukan tes DNA yang hasilnya individu dari Hutan Harapan dan Hutan Suaka Margasatwa Humai Pesemah ini berbeda dari populasi dari Sumatra bagian utara bernama Micryletta inirnata,” terang Amir.

“Paling mirip adalah katak yang ditemukan di Vietnam,” lanjutnya.

Katak Mini Micryletta sumatrana
Katak mini Micryletta sumatrana.

Amir menduga spesies katak ini juga hidup di daerah lain selain kedua hutan tersebut.

“Kami menduga ada kemungkinan katak mini ini juga hidup di dataran rendah lain di selatan Sumatra,” ujarnya.

Habitatnya yang berada pada dataran rendah membuat peneliti yakin bahwa habitat Micryletta sumatrana sedang terancam. Namun, sayangnya data yang saat ini dimiliki belum cukup untuk memberikan katak ini status terancam punah.

“Kami tidak menyatakan katak mini Sumatera ini terancam punah. Sebab, kami tidak memilik data pendukung. Pastinya, lingkungan habitatnya terancam,” tutup Amir.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!