HETANEWS.COM

Warga Gang Demak Percayakan LBH Gugat Wali Kota, Kabag Hukum Pemko Siantar: Belum Ada Panggilan

Abdul Wahid Katino, memberikan kuasa, kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Siantar untuk mengajukan gugatan class action dengan tergugat, Hefriansyah selaku Wali Kota Siantar dan Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Siantar, hetanews.com - Kelompok warga Gang Demak yang diwakili Abdul Wahid Katino, memberikan kuasa, kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Siantar untuk mengajukan gugatan class action dengan tergugat, Hefriansyah selaku Wali Kota Siantar dan Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Sebelumnya, polemik tersebut, terjadi pada tanggal 23 April 2020 lalu. Tim Gugus Tugas merujuk Sutiem, ke Rumah Sakit Adam Malik  Medan, tanpa adanya pendampingan dari Tim Gugus Tugas.

Selama perawatan di Rumah Sakit, Sutiem diisolasi, selama 28 hari dan pada akhirnya, dinyatakan negatif Covid-19 oleh pihak Rumah Sakit.

Dengan adanya gugatan kepada Wali Kota, sudah menandakan, bobroknya dalam menangani pandemi Covid 19 di Kota Siantar dan membuat minimnya kepercayaan masyarakat kepada orang nomor satu di Siantar itu.

"Hari Rabu ini, sidang sesuai dengan informasi penelurusan perkara PN Siantar. Kita juga fokus ke gugatan class action dan kita juga menyiapkan pembuktian nantinya, di persidangan," ujar Parluhutan Banjarnahor, selaku kuasa hukum warga Gang Demak, kepada hetanews, Jumat (3/7/2020).

Jadwal sidang gugatan Gang Demak kepada Wali Kota Siantar.

Parluhutan juga berharap agar Wali Kota Pematangsiantar, memenuhi apa yang menjadi tuntutan warga tersebut.

"Agar ketua gugus tugas Covid - 19 memenuhi apa yang menjadi tuntutan warga Gang Demak. Yakni memberikan kompensasi ganti rugi kepada warga secara material dan immaterial. Serta pemulihan nama baik warga Gang Demak itu, melalui siaran pers, di berbagai media cetak dan online," harapnya.

Dan Wali Kota juga harus datang, mendengar langsung keluhan warganya.

Menanggapi hal itu, Herry Oktarizal, selaku Kabag Hukum Pemko Siantar saat dikonfirmasi hetanews mengatakan, kalau sampai hari ini, belum ada sampai kepadanya surat panggilan dari PN Siantar.

"Sampai hari ini, Jumat (3/7/2020), belum ada datang surat panggilan kepada kita. Dan terkait gugatan class action, Abdul Wahid Katino dkk, kami akan menjawab gugatan mereka, di Pengadilan Negeri Pematangsiantar," ujarnya.

Penulis: tim. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!