HETANEWS.COM

Sering Nonton Situs Porno, Pelajar Nekat Cabuli Bocah 4 Tahun

Simalungun, hetanews.com - Seorang pelajar kelas 11, sebut saja Bandot (16 tahun), diadili di PN Simalungun, Jumat (3/7/2020) karena didakwa mencabuli bocah yang masih berusia 4 tahun, sebut saja Bunga.

Dalam persidangan sistem peradilan pidana anak tertutup untuk umum itu, dipimpin hakim tunggal, Mince Ginting.

Bandot mengaku sering membuka situs porno dan menonton situs dewasa, sehingga sering membayangkan hal - hal cabul.

Demikian dikatakan pengacara yang melakukan pendampingan, usai persidangan.

Menurut jaksa Dedy Chandra Sihombing, perbuatan cabul itu, dilakukan Bandot, pada Jumat, 12 Juni 2020 lalu, pukul 13.00 WIB, di rumah korban, yang masih sekampung dengan terdakwa, di Kecamatan Bandar.               

Terdakwa Bandot, masuk dari pintu  belakang rumah korban dan melihat korban anak sedang bermain air, di dalam kamar mandi. Lalu terdakwa menarik tangan korban dan membawanya masuk, ke kamar rumah korban, lalu mencabulinya.               

Ibu korban yang merasa curiga setelah mendengar suara putrinya di dalam kamar, lalu membuka paksa pintu kamar. Terdakwa bersembunyi, di balik tumpukan tikar dan saat ibu korban berteriak minta tolong ke luar rumah, kesempatan itu dipergunakan terdakwa melarikan diri.                  

Hasil VER No. 1397/VI/UPM/II/2020, tanggal 17 Februari 2020 yang dibuat dan ditandatangani dr Martha Silitonga SpOG, pada RSU Dr Djasamen Saragih, menyimpulkan, vagina korban, dijumpai luka robek, tampak iritasi dan memerah.                  

Jaksa menjerat terdakwa dengan pasal 81 dan pasal 82 ayat (1) jo pasal 76 D Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang RI No 1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak  yang telah ditetapkan sebagai UU No 17  tahun 2016 jo UU RI No 11 tahun 2012 Tentang Sitem Peradilan Anak.                   

Untuk mendengar tuntutan jaksa, hakim pidana anak, Mince Ginting SH, menunda persidangan hingg Kamis mendatang. Dalam persidangan pidana anak, terdakwa didampingi pengacara dari Posbakum dan juga Bapas dari Lembaga Pemasyarakatan.

Penulis: ay. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!