HETANEWS.COM

Internet Jangan Jadi 'Kambing Hitam' Masalah Pendidikan saat Pandemi

Ilustrasi Internet. Foto: Istimewa

Jakarta, hetanews.com - Ketua Sanggar Anak Alam (Salam) Yogyakarta, Toto Raharjo menyebut internet dan pulsa tak boleh jadi kambing hitam permasalahan pendidikan di tengah pandemi virus korona (covid-19). Anak-anak seharusnya bisa belajar di mana saja.

"Orang dulu tidak ada internet tidak ada pulsa masih bisa belajar," kata Toto dalam Webinar Kongres Kebudayaan Desa, Kamis 2 Juli 2020.

Menurutnya, sistem belajar juga tidak boleh terpaku dalam ruang kelas. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bahkan membuat siswa akan semakin ketergantungan pada guru di sekolah.

"Coba anak-anak ini bisa belajar secara awam. Secara kontekstual, kalau anak belajar dengan petani di rumahnya tentang pertanian kan bisa. Petani itu kan ahli, tapi tidak pernah dianggap ahli," lanjut Toto.

Dia ingin dunia pendidikan Indonesia bersifat bebas. Seorang anak perlu dibiarkan belajar untuk mencari pengetahuan yang dia inginkan.

"Akhirnya lahirlah manusia yang punya jati diri. Yang memahami kelemahan dalam dirinya dan kelemahan dalam masyarakat," jelasnya.

Namun, bukan berarti Toto meminta pemerintah meniadakan sekolah formal. Namun, menjadikan pendidikan sebuah institusi yang bisa memanfaatkan banyak hal untuk menunjang kemampuan anak.

"Apapun bentuk pendidikan utamanya menjadikan anak kita ini dekat dengan masyarakat bisa berperan di dalamnya. Untuk itu kita tidak usah pusing kalau tidak ada internet atau pulsa itu," ungkapnya.

Sumber: medcom.id

Editor: tom.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!