HETANEWS.COM

Setubuhi Pacar Berulang Kali, Seorang Pelajar SMK Diadidili PN Simalungun

Simalungun, hetanews.com – Terdakwa AYP atau sebut saja Ucok (16 tahun), warga Siantar Marihat, disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, dalam sidang tertutup, Kamis (2/7/2020).

Ucok yang berstatus pelajar SMK kelas 11 itu, didakwa jaksa Juna Karo - Karo, telah melakukan persetubuhan dengan pacarnya, yakni, saksi korban, SN br S, sebut saja Nova (17 tahun).

Keduanya dikategorikan sebagai anak, karena belum berusia di atas 17 tahun dan Ucok disidangkan dalam sistem peradilan pidana anak dengan hakim tunggal, Mince Ginting.

Terdakwa Ucok dijerat jaksa, dengan pasal 81 (2) dan pasal 82 (1) UU RI No 17/2016tentang penetapan Perpu No.1/2016 tentang perubahan kedua atas UU RI no 23/2002 tentang Perlindungan Anak Jo UU RI No 11/2012 tentang sistem peradilan pidana anak.

Menurut jaksa, persetubuhan itu dilakukan terdakwa Ucok, pada Senin, 8 Juni 2016 lalu, di Hotel Dewi Sartika, jalan Istana Pantai Ujung Mercusuar Parapat, Simalungun.

Awalnya, mereka bertemu di jalan Nias Ujung dan korban mengajak terdakwa pergi, karena takut pulang, setelah ditelepon adiknya yang mengatakan, jika orangtuanya menyuruh Nova pulang.

Karena tidak punya uang, terdakwa menjual handphone-nya seharga Rp150 ribu dan pergi ke Tebing, menempati sebuah rumah kosong.

Karena sudah tak punya uang lagi, Nova menjual handphone-nya seharga Rp1 juta.

Lalu keduanya pergi ke Parapat dan menginap di Hotel Sartika. Dengan bujuk rayu dan berjanji akan menikahi korban, terdakwa menyetubuhi pacarnya itu.

Tak sampai disitu, keduanya kembali ke Tebing, ke rumah kosong tersebut dan kembali melakukan persetubuhan sebanyak 3 kali.

Sesuai visum dokter, dikatakan, jika selaput darah sudah tidak utuh lagi akibat ruda paksa dan sampai dasar. Persidangan siang itu, sekaligus mendengarkan keterangan saksi korban dan orangtuanya.

Korban mengaku masih mencintai terdakwa, tapi orangtua korban merasa keberatan karena anaknya masih d ibawah umur. Untuk mendengar tuntutan jaksa, persidangan ditunda hingga Kamis mendatang.

"Untuk pembacaan tuntutan pidana, sidang ditunda hingga Kamis depan,"kata Mince.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan