HETANEWS.COM

PUPR Siantar ‘Bagi bagi’ Proyek Di Tengah Pandemi

Siantar, hetanews.com - Dinas PUPR Siantar akan memuai proyek pembangunan tahun 2020 di tengah status zona merah Covid 19 kota Siantar. Pemko Siantar melalui Dinas PUPR dinilai mengutamakan proyek dibanding penanganan Covid 19.

Sumber menyebutkan, Dinas PUPR mulai membagi bagi sejumlah proyek kepada kontraktor. Sementara angka terpapar Covid 19 di rumah sakit tiap hari kian bertambah. Proyek pembangunan tahun 2020 ini dinilai terlalu dipaksakan.

"Iya, proyek di dinas PUPR akan berlangsung dan yang saya ketahui proyek tersebut sudah di bagi-bagi kan," ujar sumber kepada Hetanews, Rabu (1/7/2020).

Seorang Mahasiswa di Siantar, Adrianus Sinaga, mengatakan upaya menjalankan proyek di tengah pandemi dianggap tidak prioritas. Sebab penanganan terhadap kasus Covid 19 di Siantar sejauh ini belum berhasil. 

Pengurus BEM ini mendesak Pemko Siantar untuk menghentikan proyek dan fokus untuk melakukan penangan kasus Covid 19 yang semakin parah.

“Pembangunan di tengah pandemi Covid 19 harus dihentikan. Mengingat kondisi pandemi ini tidak tahu kapan berakhirnya. Kalau APBD digelontorkan untuk itu maka bagaimana menangani Covid 19 jika anggarannya habis untuk proyek,” kata Adrianus, dimintai pendapatnya.

Pendapat serupa juga disampaikan Ronald Nainggolan. Menurut ia, warga Siantar saat ini lebih memerlukan penangan Covid 19 dari pada proyek pembangunan yang ia anggap tidak strategis.

Sambungnya, pembangunan saat ini penting dilakukan untuk hal yang prioritas saja. Misalnya untuk perbaikan fasilitas umum akibat bencana alam. 

“Kalau bukan pembangunan prioritas mengapa dipaksakan, lebih baik uang proyek itu diberikan kepada pengusaha kecil menengah yang terdampak karena Covid 19,” tukas pria pengusaha ini.

Baca juga: PUPR Klaim 3 Jenis Proyek 2019 Belum Selesai

Editor: edo.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!