HETANEWS.COM

Pdt DR Willem TP Simarmata Mendukung Pembentukan Komisi Nasional Disabilitas dan Didaulat Duta Disabilitas Sumut

Pdt DR Willem TP Simarmata foto bersama dengan para penyandang disablitas, dan petugas disabilitas, saat memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2019, Sabtu (30/11/2019), di komplek Departemen Diakonia HKBP Pematangsiantar, jalan Ahmad Yani Pematangsiantar.

Siantar, hetanews.com - Pdt DR Willem TP Simarmata MA, anggota DPD RI/MPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Utara (Sumut), menyatakan dukungannya atas pembentukan Komisi Nasional Disabilitas (KND), menyusul terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 Tahun 2020, tentang Komisi Nasional Disabilitas.

“Saya sangat mendukung pembentukan Komisi Nasional Disabilitas, dengan harapan dapat melindungi dan memenuhi hak para penyandang disabilitas nantinya. Dan termasuk aspirasi mereka dapat ditampung, sehingga mereka (penyandang disabilitas) benar – benar diperhatikan, seperti masyarakat lainnya dan rasa adil itu benar – benar dirasakan mereka,”ungkap Pdt DR Willem TP Simarmata MA, kepada wartawan, Selasa malam (30/6/2020), lewat pesan whatsapp (WA).

Ditegaskannya, masih banyak keluhan para penyandang disabilitas yang belum bisa dijawab Pemerintah, BUMN dan termasuk kalangan swasta, seperti dalam penyediaan lapangan pekerjaan  dan memenuhi fasilitas yang mereka butuhkan di tempat – tempat umum.

“Pada saat peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2019 lalu, saya menerima perwakilan para penyandang disablitas di Kota Siantar, tepatnya pada hari Sabtu (30/11/2019), di komplek Departemen Diakonia HKBP Siantar. Dari mereka, saya mendapat banyak masukan dan keluh kesah yang spontan membuat saya menangis saat itu. Seperti penuturan salah seorang penyandang tuna netra, yang masih dikucilkan orang, dan sering dibully dan umumnya mereka mengeluhkan masalah lapangan pekerjaan,”ujarnya.

Ditegaskannya, mengacu kepada UUD 1945, maka semua masyarakat Indonesia berhak mendapatkan pendidikan, pekerjaan dan sama di depan hukum.

Sehingga tidak ada alasan Pemerintah mengatakan, tidak ada anggaran untuk memberikan pendidikan, termasuk kepada penyandang disabilitas. Dan begitu juga soal lapangan pekerjaan karena itu merupakan perintah UUD 1945, ujar mantan Ephorus HKBP ini.

Pdt DR Willem TP Simarmata juga sangat setuju dengan harapan  penyandang disabilitas, agar di masing – masing daerah, ada Perda bagi penyandang disabilitas, sehingga mereka merasa nyaman dan terlayani dengan baik sebagai warga Negara Indonesia.

Diakuinya, Pemerintah memang sudah memperhatikan nasib para penyandang disabilitas, seperti memberikan kesempatan untuk menjadi seorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), namun ada baiknya lebih diberdayakan lagi, dengan memberikan lapangan pekerjaan kepada penyandang disabilitas lainnya yang juga ingin hidup layak.

Pdt DR Willem TP Simarmata juga mengucap syukur karena duduk di Komite 3 yang membidangi kesehatan, pendidikan, pemberdayaan perempuan dan anak, termasuk penyandang disabilitas.

Bahkan sebagai bukti keseriusannya untuk memperjuangkan hak – hak para penyandang disabilitas, khususnya yang ada di Sumatera Utara, Pdt DR Willem TP Simarmata juga menerima tawaran sebagai duta disabilitas Sumatera Utara.

Penulis: tim. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!