HETANEWS.COM

Terbukti Simpan Ganja Dalam Gubuk, Batu Marsaid Diancam 5 Tahun Bui

Jaksa Ronald membacakan tuntutan 5 tahun penjara, kepada terdakwa Batu secara online melalui vidcon. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa H Ronald MP SH, menuntut terdakwa Batu Marsaid Lada Simarmata (42), dengan pidana penjara selama 5 tahun, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara, dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani.

Tuntutan jaksa tersebut, dibacakan dalam persidangan, Selasa (30/6/2020) yang digelar secara online, melalui teleconference, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun.

Warga Dusun Bage, Nagori Ujung Saribu, Kecamatan Pamatang Silimakuta, Simalungun tersebut, dipersalahkan jaksa melanggar pasal 111 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika. Karena terbukti  menyimpan 9 paket ganja, di dalam gubuk, di kampungnya.            

Menurut jaksa, terdakwa ditangkap, pada Jumat,  17 Januari 2020 lalu, pukul  08.00 WIB, di dalam gubuk perladangan miliknya, di Dusun Bage, ketika sedang memasak.

Tiga anggota polisi dari Polsek Saribudolok, saksi Lumban Sirait dkk, menggeledah gubuk dan menemukan 9 paket ganja dan satu gulungan kertas paper dari dinding gubuk.              

Terdakwa juga  mengaku, membeli ganja dari Jonri Siregar (DPO), seharga Rp 250 ribu. Pagi itu, sebelum ditangkap, terdakwa  menjual 7 paket ganja seharga Rp 50 ribu kepada Jabat (DPO) yang melarikan diri saat petugas datang.        

Didampingi pengacara Sintong Sihombing dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa mohon kepada hakim agar hukumannya diringankan.

Dengan alasan menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Untuk mempertimbangkannya dalam putusan, ketua majelis hakim, Hendrawan Nainggolan, didampingi hakim anggota, menunda persidangan hingga Selasa mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!